
JAKARTA – Harga emas kembali berkilau pada akhir pekan lalu, usai sempat jatuh ke posisi di bawah USD 1.800 per ounce. Pekan ini, harga emas disebut berisiko turun di bawah USD 1.700 per once, meskipun analis memprediksi terjadi penguatan.
Menurut analis seperti melansir laman Kitco, Senin (8/2/2021), Dolar AS yang menguat dan kurva imbal hasil yang curam mempengaruhi harga emas.








