Kategori
Berita

Harga Emas Terus Jeblok, Analis Prediksi Akan Berlangsung Lama

Emas batangan China

Jakarta – Harga emas kini jeblok hingga di bawah level US$ 1.800 per ounce. Hal ini seiring dengan kenaikan imbal hasil obligasi (yield) Amerika Serikat.

Data Bloomberg memperlihatkan harga emas Comex untuk kontrak Februari 2021 anjlok 1,28 persen secara harian ke level US$ 1.788,10 per ounce. Angka ini sangat merosot ketimbang saat mencapai rekor tertinggi pada Agustus 2020 di US$ 2.000 per ounce.

Kategori
Berita

Big Money Mulai Jualan Emas dan Ramai-ramai Berburu Bitcoin

Bitcoin terus diburu oleh investor besar

JakartaHarga emas semakin tertekan, kini si logam kuning kembali jatuh ke bawah US$ 1.800 per troy ons. Investor institusi mulai melepas kepemilikan emasnya dan beramai-ramai melirik Bitcoin.

Harga logam mulia emas di pasar spot drop 0,36% dibanding posisi penutupan kemarin pada perdagangan pagi hari ini, Rabu (17/2/2021). Pada 07.30 WIB, harga emas berada di US$ 1.788,3/troy ons. Ini merupakan harga terendah sejak satu setengah bulan terakhir.

Kategori
Berita

Gawat! Harga Emas Amblas, Ini Pemicunya

Pegawai memperlihatkan koin emas dan emas batangan

ChicagoHarga emas amblas sebesar 1,7 persen pada Selasa atau Rabu dini hari WIB (17/2/2021) ke level terendah seminggu karena kenaikan imbal hasil Treasury AS (obligasi). Sementara kenaikan platinum juga mereda dalam perdagangan yang berfluktuasi setelah reli ke level tertinggi 6,5 tahun.

Harga emas di pasar spot turun 1,2 persen menjadi US$ 1.796,50 per ons, setelah menyentuh level terendah sejak 4 Februari. Emas berjangka AS turun 1,3 persen menjadi US$ 1.799,00.

Kategori
Berita

Harga Emas Ditutup Melemah, Terseret US Treasury

Emas batangan 1000 gram

NEW YORKHarga emas spot ditutup melemah setelah tertekan oleh kenaikan imbal hasil US Treasury yang berada di level tertinggi hampir dalam 11 bulan. Tekanan bagi harga emas juga terjadi setelah bursa saham global mencapai rekor baru di awal pekan ini.

Pada Selasa (16/2) pagi WIB, harga emas spot ditutup melemah 0,3% menjadi US$ 1.818,86 per ons troi. Setali tiga uang, harga emas berjangka kontrak pengiriman April 2020 juga turun 0,2% menjadi US$ 1.818,90 per ons troi.

Kategori
Berita

Bersaing dengan Bitcoin, Harga Emas Diperkirakan Tertekan Sepanjang Pekan

Bitcoin belakangan ini terus menekan harga emas

Jakarta – Aset emas harus bertarung dengan instrumen safe haven lain di pekan ini. Harga emas akan mendapatkan sentimen beragam pada perdagangan pekan ini. Mengutip Kitco, Senin (15/2/2021), para analis di Wall Street dan investor ritel memiliki arah prediksi yang bertolakbelakang.

Analis di Wall Street memperkirakan harga emas akan melanjutkan pelemahan setelah gagal menembus level resisten di USD 1.850 per ounce. Sedangkan investor ritel memperkirakan harga emas akan bullish setelah jatuh ke level terendah dalam tiga bulan.

Kategori
Berita

Harga Emas Jatuh Tersengat Penguatan Dolar AS

Berbagai bentuk dan ukuran emas batangan

JAKARTAHarga emas merosot lagi pada akhir perdagangan Jumat waktu Amerika Serikat atau Sabtu, 13 Februari 2021 pagi WIB.

Hal ini memperpanjang penurunan untuk hari kedua berturut-turut, tertekan penguatan dolar dan investor melanjutkan aksi jual mereka setelah kenaikan empat hari beruntun menjelang liburan akhir pekan tiga hari dengan Hari Presiden di AS jatuh pada Senin (15/2/2021).

Kategori
Emas Antam

Harga Emas Antam Stagnan Sehari Jelang Imlek

Pegawai memperlihatkan emas batangan Antam beserta sertifikat

JAKARTAHarga emas batangan Antam pada perdagangan satu hari menjelang hari raya Imlek (Kamis, 11 Februari 2021) tidak mengalami perubahan alias stagnan. Meski begitu, harga emas Antam masih di bawah level Rp 1 juta per gram.

Dikutip dari halaman LogamMulia pada Kamis (11/2/2021), harga emas Antam tetap berada di level Rp 945.000 per gram. Cetakan emas terkecil yakni 0,5 gram, berada di level Rp 522.500. Sedangkan, untuk satuan 5 gram dihargai Rp 4.500.000 dan 10 gram di Rp 8.945.000.

Kategori
Berita

Harga Emas Naik Lagi, Didorong Inflasi dan Harapan Stimulus

Suasana di COMEX New York Exchange

ChicagoHarga emas terus merangkak naik pada akhir perdagangan Rabu (Kamis, 11 Februari 2021 pagi WIB), memperpanjang keuntungan untuk hari keempat berturut-turut, ketika data indeks harga konsumen, penurunan dolar, dan kemungkinan lebih banyak stimulus fiskal Amerika Serikat meningkatkan daya tarik logam mulia itu.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi COMEX New York Exchange, terangkat lagi 5,2 dolar AS atau 0,28 persen menjadi ditutup pada 1.842,70 dolar AS per ounce. Sehari sebelumnya, Selasa (9/2/2021), emas berjangka naik 3,3 dolar AS atau 0,18 persen menjadi 1.837,50 dolar AS.

Kategori
Berita

Kabar Baik! Setelah Bitcoin, Tesla Berencana Borong Emas Gaes

Tesla Inc berencana membeli emas

Tidak hanya investor saja yang melirik emas, korporasi seperti Tesla Inc pun ikut tertarik pada logam kuning ini. Belum lama ini Tesla mengumumkan membeli Bitcoin senilai US$ 1,5 miliar untuk hedging dan rencananya bakal digunakan untuk transaksi.

Dalam laporannya ke Securities Exchange Commission (SEC), Tesla Inc ternyata juga menyebut aset lain yaitu emas. Perusahaan yang memproduksi mobil listrik tersebut berupaya untuk mengkonversi kasnya dalam bentuk mata uang fiat ke dalam alternatif aset lain.

Kategori
Berita

Harga Emas Melonjak di Tengah Ekspektasi Stimulus Jumbo

Emas batangan logam mulia

JAKARTAHarga emas melonjak lebih dari 1 persen pada akhir perdagangan Senin waktu setempat atau Selasa (9/2/2021) pagi WIB, memperpanjang kenaikan untuk hari kedua berturut-turut, karena ekspektasi paket stimulus ekonomi AS yang besar mendukung daya tarik emas sebagai lindung nilai inflasi.

Mengutip Antara, kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi COMEX New York Exchange, terangkat 21,2 poin atau 1,17 persen menjadi US$1.834,20 per ounce. Akhir pekan lalu, Jumat (5/2/2021), emas berjangka melonjak 21,8 poin atau 1,22 persen menjadi US$1.813,00.