Kategori
Berita

Emas Turun, Investor Lebih Memilih Dolar

Harga emas dunia terpangkas US$11,90 menjadi US$ 1.698 per ounce pada akhir perdagangan Selasa 12 Mei 2020 pagi WIB. Hal ini dikarenakan adanya kekhawatiran akan datangnya gelombang kedua virus corona sehingga investor lebih memilih untuk memborong dolar AS sebagai safe haven mereka.

Kategori
Berita

Emas Diprediksi Menguat Menyusul Gelombang Baru Covid-19

Pada awal pekan di hari Senin 11 Mei 2020, harga emas dunia terpantau sempat menguat 5,35 poin ke level US$ 1.708.50 per troy ounce pada pukul 08:40 WIB. Adapun pergerakan emas dunia pada hari ini akan menguji level resisten di $1.715, sedangkan level support berada di $1.702.

Kategori
Berita

Kilau Emas Mulai Meredup Seiring Relaksasi Kebijakan Lockdown?

Stimulus fiskal besar-besaran yang digelontorkan otoritas moneter di masing-masing negara untuk meredakan efek ekonomi akibat pandemi coronavirus dinilai berhasil mencegah ambruknya ekonomi global. Suku bunga yang terus diturunkan dan juga pasar saham yang bergerak sangat fluktuatif mendorong penguatan harga emas belakangan ini. Hal ini juga terjadi di Indonesia di mana harga emas Antam sempat menyentuh level tertingginya di harga Rp 963.000 per gram pada hari Selasa, 7 April 2020.