Harga Emas Hari Ini

Baca: Bursa Saham AS Melemah, Investor Lirik Emas

Emas Spot16 May 2022 20:00
USD/ozUSD/IDRIDR/grHi-Lo
1.808,60
-3,60
14.667,25
+1,30
852.869
-1.622
854.491
847.182

Blog »

Bursa Saham AS Melemah, Investor Lirik Emas

Emas menguat pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat atau Jumat (6/5) pagi WIB. Emas berbalik menguat setelah mengalami kerugian di sesi sebelumnya. Si logam mulia ini mendapat dorongan setelah bursa saham AS Wall Street anjlok. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni naik $6,9 (+0,37%) menjadi $1.875,70 per troy ounce. Pasar juga mencerna dampak kenaikan suku bunga sebesar 0,5% oleh The Fed. Di mana Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengesampingkan kenaikan suku bunga 0,75% dalam waktu dekat, yang menghilangkan spekulasi pasar bahwa Federal Reserve akan semakin meningkatkan laju pengetatan.

Harga Emas Menguat Usai The Fed Naikkan Suku Bunga

Emas menguat karena dolar AS dan imbal hasil US Treasury tergelincir setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengumumkan kenaikan suku bunga sesuai yang diharapkan. Rabu (4/5) waktu setempat, harga emas spot ditutup menguat 0,7% ke level $1.881,22 per ons troi, memperpanjang sedikit kenaikan yang dibuat segera setelah pengumuman kenaikan suku bunga. Kenaikan emas spot datang usai indeks dolar jatuh ke sesi terendah karena Powell mengatakan inflasi terlalu tinggi. Ini membuat emas batangan lebih menarik bagi pemegang mata uang lainnya. Di sisi lain, imbal hasil US Treasury tenor acuan 10-tahun juga beringsut lebih rendah.

Harga Emas Turun ke Level Terendah 2 Bulan Jelang Rilis The Fed

Harga emas bergerak mendatar cenderung ke teritori negatif pada Selasa (3 Mei), setelah mencapai level terendah dalam 2 bulan. Hal ini terkait rencana kenaikan suku bunga yang lebih agresif dari bank sentral Amerika Serikat yang telah mendorong dolar dan imbal hasil obligasi AS. Kondisi ini meningkatkan biaya peluang memegang emas. Harga emas di pasar spot mendatar $1.863 per ons setelah menyentuh level terendah sejak 16 Februari pada $1.849,90 di hari sebelumnya. "Fokus pasar sangat melekat pada pengetatan kebijakan moneter oleh bank-bank sentral utama, terutama The Fed," kata analis ActivTrades, Ricardo Evangelista.

Harga Emas Naik Usai Laporan PDB AS yang Mengecewakan

Emas sedikit menguat dari penurunan sesi sebelumnya pada akhir perdagangan Jumat (29/4) pagi WIB. Hanya saja emas masih bercokol di bawah level psikologis $1.900, setelah laporan produk domestik bruto (PDB) AS kuartal pertama tahun ini mengecewakan. Ekonomi AS secara tak terduga mengalami kontraksi pada kuartal pertama di tengah kebangkitan kasus COVID-19 dan penurunan dana bantuan pandemi dari pemerintah, sementara permintaan domestik tetap kuat. Sementara itu, klaim pengangguran mingguan turun 5.000 menjadi 180.000. Namun demikian, penguatan indeks dolar AS sedikit membatasi kenaikan harga emas.

Harga Emas Antam Amblas Nih, Waktunya Beli Emas?

Harga beli dan jual emas batangan yang dijual oleh PT Antam Tbk anjlok pada perdagangan hari ini, Rabu (20/4/2022). Melansir data dari situs resmi logammulia.com, harga emas batangan pecahan 1 gram dibanderol di Rp 995.000, turun Rp 12.000 (-0,12%) dari posisi sebelumnya. Mengikuti harga beli, harga buyback (harga yang digunakan ketika menjual kembali emas) turut melemah. Pada perdagangan hari ini, harga buyback tercatat Rp 899.000/gram, turun Rp 13.000. Dollar Index yang mengukur posisi greenback di hadapan enam mata uang utama dunia, mencapai puncak selama lebih dari dua tahun menekan harga emas.

Emas Antam vs Emas UBS, Pilih Mana?

Bagi kalian yang ingin berinvestasi emas batangan, setidaknya ada pilihan 2 merek emas batangan yang terkenal di Indonesia, yakni emas Antam dan emas UBS. Nah, kali ini kami akan mengulas kedua emas tersebut dari 7 aspek, yaitu perusahaan yang memproduksi, kadar emas, pecahan yang dicetak, dimensi, sertifikat, kemasan dan harga.

Seputar Harga Emas

Harga emas hari ini merupakan kompilasi antara data harga emas terkini di New York dan kurs dolar USD ke rupiah IDR yang di update setiap 10 menit. Kami juga menampilkan harga emas Antam yang merupakan acuan harga emas di Indonesia pada saat orang ingin menjual atau membeli emas. Sebagai tambahan, kamu juga dapat membandingkan data tersebut dengan data dari Pegadaian.

Satu hal yang perlu diingat bahwa harga beli dan jual pada saat kamu melakukan transaksi mungkin tidak sama dengan data di atas. Hal ini bergantung pada penjual atau toko emas masing-masing dikarenakan mereka mempunyai hak dan kebebasan dalam menentukan harga mereka.

Dengan mengecek hargaemas.com, kamu mempunyai patokan harga pada saat akan membeli atau menjual emas. Berdasarkan pengalaman pribadi Admin HargaEmas.com, toko emas biasanya menaikkan harga jual atau menurunkan harga beli sekitar Rp 2.000 sampai Rp 5.000 per gram dari harga beli kembali emas Antam. Sedangkan harga jual dan beli kembali emas Antam tetap sama seperti yang tercantum di atas.

Untuk diketahui, harga emas di Indonesia dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya kurs rupiah, permintaan atas emas, tingkat suku bunga, tingkat inflasi, harga minyak dan tentunya isu ekonomi dan global.

Alasan utama investor berinvestasi emas adalah emas dianggap sebagai instrumen yang dinilai lebih aman (safe haven). Sejarah telah membuktikan bahwa emas dapat mempertahankan nilainya di saat keadaan politik yang tidak stabil, ketidakpastian pasar modal dan pasar uang, maupun saat resesi ekonomi. Lebih lanjut, emas lebih likuid dalam arti emas sangat mudah diuangkan pada saat kamu membutuhkan dana. Tidak butuh waktu yang lama untuk menjual emas dan mendapatkan dana yang dibutuhkan.