Harga Emas Hari Ini

Baca: Harga Emas Turun, Investor Beralih ke Dolar dan Obligasi AS

Emas Spot8 Dec 2021 12:00
USD/ozUSD/IDRIDR/grHi-Lo
1.789,20
+2,20
14.341,97
-13,18
825.009
+257
826.769
822.999

Blog »

Harga Emas Turun, Investor Beralih ke Dolar dan Obligasi AS

Harga emas tergelincir pada akhir perdagangan Selasa (7/12/2021) di Asia, terseret dolar AS dan imbal hasil obligasi Pemerintah AS yang menguat. Kendati demikian, kenaikan inflasi dan ketidakpastian atas varian virus Corona, Omicron membatasi kerugian. Dolar AS yang menguat, membuat emas lebih mahal bagi pembeli luar negeri, sementara imbal hasil obligasi Pemerintah AS 10-tahun AS berbalik naik. Kenaikan imbal hasil obligasi meningkatkan peluang kerugian memegang emas yang tidak memberikan suku bunga. Emas juga tertekan karena pasar saham global melakukan ...

Omicron Merebak, Investor Akan Berburu Emas di Tahun 2022

Kemunculan varian baru virus corona Omicron dapat menjadi katalis penguatan harga emas pada tahun 2022 mendatang. Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menyebutkan, harga emas dunia akan sulit menembus level US$2.000 per troy ounce seperti pada masa awal pandemi virus corona. Meski demikian, menurutnya prospek logam mulia tersebut pada tahun depan masih cukup positif. Ibrahim memaparkan, salah satu katalis positif yang akan menopang pergerakan harga emas adalah kebijakan bank sentral AS, The Fed, yang diprediksi belum akan menaikkan suku bunga pada tahun depan.

Prospek Harga Emas di Tengah Penyebaran Varian Omicron

Proyeksi kenaikan suku bunga yang sudah di depan mata cenderung menekan harga emas. Namun, jika varian baru Covid-19 kembali mengancam, maka harga emas berpotensi naik. Mengutip Bloomberg, Senin (29/11) sore, harga emas spot melemah 0,33% ke US$ 1.796 per ons troi. Dalam sepekan harga emas juga melemah 0,44 persen. Komisaris Utama PT HFX Internasional Berjangka Sutopo Widodo mengatakan, pergerakan harga emas saat ini dipengaruhi oleh tarik menarik antara sentimen inflasi dan kenaikan suku bunga.

Perhatian! Ini Panggilan untuk Serok Emas Antam

Harga emas di pasar tanah air hari ini Sabtu (27/11/2021) melemah, mengabaikan penguatan harga logam mulia tersebut di pasar global di tengah kecemasan seputar munculnya varian baru virus Covid-19. Mengacu pada situs Logammulia.com, emas satuan 1 gram hari ini dibanderol Rp 929.000 per batang, atau melemah Rp 1.000/gram. Di penghujung pekan kondisi berbalik menyusul munculnya resiko varian baru Covid-19 yang merebak di Afrika, yang disebut sebagai varian Omicron yang diduga lebih resisten terhadap antibodi dan mudah menular, sementara kasus di Eropa cenderung meningkat memasuki musim liburan akhir tahun.

Harga Emas Melonjak Seiring Kekhawatiran atas Corona Varian Baru

Emas melonjak pada perdagangan Jumat (26/11) sore, karena kekhawatiran tentang pukulan pada pemulihan ekonomi global menyusul penyebaran varian baru virus corona yang diidentifikasi di Afrika Selatan, mendorong investor beralih ke aset safe haven emas. Di pasar spot Asia, emas melambung 0,9 persen menjadi $1.805,26 per troi ons pada pukul 17:51 WIB. Varian Covid-19 yang menyebar di Afrika Selatan mungkin dapat menghindari respons kekebalan dan telah mendorong Inggris dan Uni Eropa untuk menghentikan perjalanan dari negara Afrika.

Emas Antam vs Emas UBS, Pilih Mana?

Bagi kalian yang ingin berinvestasi emas batangan, setidaknya ada pilihan 2 merek emas batangan yang terkenal di Indonesia, yakni emas Antam dan emas UBS. Nah, kali ini kami akan mengulas kedua emas tersebut dari 7 aspek, yaitu perusahaan yang memproduksi, kadar emas, pecahan yang dicetak, dimensi, sertifikat, kemasan dan harga.

Seputar Harga Emas

Harga emas hari ini merupakan kompilasi antara data harga emas terkini di New York dan kurs dolar USD ke rupiah IDR yang di update setiap 10 menit. Kami juga menampilkan harga emas Antam yang merupakan acuan harga emas di Indonesia pada saat orang ingin menjual atau membeli emas. Sebagai tambahan, kamu juga dapat membandingkan data tersebut dengan data dari Pegadaian.

Satu hal yang perlu diingat bahwa harga beli dan jual pada saat kamu melakukan transaksi mungkin tidak sama dengan data di atas. Hal ini bergantung pada penjual atau toko emas masing-masing dikarenakan mereka mempunyai hak dan kebebasan dalam menentukan harga mereka.

Dengan mengecek hargaemas.com, kamu mempunyai patokan harga pada saat akan membeli atau menjual emas. Berdasarkan pengalaman pribadi Admin HargaEmas.com, toko emas biasanya menaikkan harga jual atau menurunkan harga beli sekitar Rp 2.000 sampai Rp 5.000 per gram dari harga beli kembali emas Antam. Sedangkan harga jual dan beli kembali emas Antam tetap sama seperti yang tercantum di atas.

Untuk diketahui, harga emas di Indonesia dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya kurs rupiah, permintaan atas emas, tingkat suku bunga, tingkat inflasi, harga minyak dan tentunya isu ekonomi dan global.

Alasan utama investor berinvestasi emas adalah emas dianggap sebagai instrumen yang dinilai lebih aman (safe haven). Sejarah telah membuktikan bahwa emas dapat mempertahankan nilainya di saat keadaan politik yang tidak stabil, ketidakpastian pasar modal dan pasar uang, maupun saat resesi ekonomi. Lebih lanjut, emas lebih likuid dalam arti emas sangat mudah diuangkan pada saat kamu membutuhkan dana. Tidak butuh waktu yang lama untuk menjual emas dan mendapatkan dana yang dibutuhkan.