Kategori
Berita

Kasus Covid-19 Meningkat, Harga Emas Naik Tipis

JAKARTA – Harga emas naik tipis pada hari Rabu (28/10/2020) pagi, dibantu oleh dolar AS yang lebih lemah dan kekhawatiran atas lonjakan kedua dalam kasus virus corona. Meskipun di sisi lain logam safe-haven bertahan dalam kisaran sempit karena fokus investor pada pemilihan presiden AS minggu depan.

Dikutip dari CNBC, harga emas di pasar spot naik 0,4 persen menjadi USD 1,909.58 per ounce. Emas berjangka AS naik 0,3 persen menjadi USD 1.911,90.

Kategori
Berita

Harga Emas Turun ke Level Terendah dalam Sepekan

JAKARTA – Harga emas dunia jatuh ke level terendah lebih dari satu pekan pada awal pekan ini. Hal itu disebabkan oleh nilai tukar dolar Amerika Serikat yang menguat dan perundingan mengenai paket bantuan virus korona AS yang baru tidak menunjukkan tanda-tanda kemajuan.

Mengutip laman Reuters, Senin (26/10), harga emas di pasar spot emas turun menjadi USD 1.901,83 per ounce pada pukul 08.23 WIB. Sementara, harga emas berjangka AS berkurang 0,08 persen menjadi USD 1.903,70 per ounce.

Kategori
Berita Opini

Rekomendasi Harga Emas: Masih Ada Kesempatan untuk Naik Terbatas

JAKARTA – Minggu lalu tidak ada kejutan dalam pergerakan harga emas di mana harga emas mandek di rentang harga sekitar $1,900 per ons. Emas memulai minggu lalu di bawah $1,915 per ons dan pada hari Jumat akhir minggu lalu diperdagangkan di $1,906. Pergerakan harga emas sangat tergantung kepada pergerakan dolar AS yang berfluktuasi berdasarkan berita-berita mengenai stimulus.

Kategori
Berita

Menanti Pemilu AS, Pasar Emas Masih Galau

Foto: Reuters

JAKARTAHarga emas dunia diperkirakan masih bisa menguat dalam sepekan ke depan. Namun para investor sepertinya masih cenderung menahan diri sambil menantikan hasil pemilu di Amerika Serikat (AS).

Melansir Kitco, Minggu (25/10/2020), pasar emas dunia saat ini sepertinya masih dalam konsolidasi di kisaran level US$ 1.900 per ounce. Tren positif masih ada, namun sepertinya minat di pasar masih tertahan.

Kategori
Berita

Stimulus AS Belum Jelas, Harga Emas Kembali Amblas

JAKARTAHarga emas berjangka anjlok pada akhir perdagangan Kamis (22/10/2020) menyusul data pekerjaan Amerika Serikat yang lebih baik. Di samping itu, harga emas juga meredup karena penguatan Dolar AS akibat keraguan atas paket stimulus.

Dilansir dari Antara, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember 2020 turun 1,29 persen ke posisi US$1.904,6 per troy ounce. Kinerja emas kemarin sekaligus menghentikan reli tiga haru beruntun yang dimulai sejak Senin (19/10/2020).

Kategori
Berita

Jelang Deal Stimulus AS, Harga Emas Melesat ke $1.922

Harga emas dunia melesat pada perdagangan Rabu 21 Oktober 2020 menyusul harapan akan cairnya stimulus fiskal di Amerika Serikat (AS) di pekan ini. Apalagi Presiden AS, Donald Trump, memberikan sinyal akan menyetujui nilai stimulus yang lebih besar.

Melansir data Refinitiv, emas melesat 0,84 persen ke $1.922,46/troy ons di pasar spot. Posisi tersebut sedikit terkoreksi, pada pukul 17:44 WIB emas berada di level $ 1.918,21/troy ons, menguat 0,62 persen.

Kategori
Berita Opini

Jelang Pilpres AS, Harga Emas Naik?

Harga emas stabil di area $1.900 per ons. Ketidakpastian saat ini merupakan kata-kata di pasar menjelang pemilihan presiden AS yang tinggal dua minggu lagi.

Pemicu utama pergerakan harga emas tetaplah negosiasi stimulus fiskal AS dan reaksi dolar AS terhadapnya. Emas dan saham saat ini sangat mengikuti perkembangan paket stimulus AS.

Kategori
Berita

Harga Emas Jatuh di Tengah Ketidakpastian Stimulus AS

JAKARTA Harga emas jatuh dan sedang menuju penurunan mingguan pertama dalam tiga pekan terakhir pada perdagangan Jumat. Penurunan harga emas ini karena memudarnya peluang perjanjian stimulus AS sebelum pemilihan presiden 3 November sehingga merusak daya tarik logam sebagai pelindung nilai inflasi.

Pada Sabtu, 17 Oktober 2020 pagi, harga emas di pasar spot turun 0,3 persen menjadi USD 1,901,87 per ounce. Bullion turun 1,4 persen sepanjang minggu ini. Sedangkan harga emas berjangka AS turun 0,1 persen pada USD 1,906.40.

Kategori
Berita

Harga Emas Anjlok di Bawah $1.900, Tertekan Dolar dan Laporan IMF

ChicagoHarga emas jatuh hampir dua persen pada akhir perdagangan Rabu (14/10/2020) pagi WIB, menjadi berada di bawah 1.900 dolar AS per ounce, tertekan penguatan Dolar AS menyusul kebuntuan atas stimulus AS dan investor menyimak rapor ekonomi yang sedikit kurang mencolok dari Dana Moneter Internasional (IMF).

Kategori
Berita

UPDATE 13 Oktober: Harga Emas Sedang Drop Hari Ini

JAKARTA – Kemungkinan paket stimulus Covid-19 lanjutan AS yang lebih rendah membuat harga emas tertekan seiring dengan penguatan dolar AS. Pelemahan harga emas pun masih berlanjut hingga pagi ini, Selasa (13/10/2020).

Pada 07.40 WIB, harga emas spot turun 0,17% ke US$ 1.919/troy ons. Di saat yang sama, posisi dolar AS yang tercermin dari indeks dolar mengalami apresiasi sebesar 0,08%.