Kategori
Berita Opini

Harga Emas Turun 3 Hari, Ada Apa?

Penguatan Dolar AS berakibat pada pelemahan harga emas dalam tiga hari terakhir.

Jakarta – Setelah menembus level tertinggi sepanjang masa (All Time High / ATH) di $2.135 pada hari Senin, 4 Desember 2023, harga emas berbalik arah dan mencatat penurunan selama tiga hari beruntun.

Adapun penurunan harga emas dalam tiga hari terakhir disebabkan oleh penguatan nilai tukar dolar AS. Investor juga menahan diri untuk membuat taruhan besar menjelang data pekerjaan utama AS yang dapat memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai jalur suku bunga The Fed.

Kategori
Berita Emas Antam Opini

Ini Ramalan Harga Emas Selanjutnya

Setelah mencetak rekor tertinggi sepanjang masa, ini ramalan harga emas selanjutnya.

Harga emas mencapai rekor tertinggi sepanjang masa dalam beberapa hari terakhir. Disinyalir, salah satu penyebabnya adalah karena imbal hasil obligasi terus menurun dari puncaknya di bulan Oktober 2023.

Pada Senin (4/12/2023), harga emas di pasar spot mencapai level tertinggi sepanjang masa dengan menyentuh level $2.135,39 per troy ounce, sebelum akhirnya jatuh dan diperdagangkan di kisaran $2.027 pada siang hari.

Data juga menunjukkan bahwa harga emas berjangka juga mencapai level tertinggi intraday di posisi $2.152,30 pada hari Minggu sebelum anjlok 2% pada hari Senin.

“Saya pikir emas berada di hari-hari awal pasar bullish yang menembus ke level tertinggi baru,” kata Mike McGlone, ahli strategi makro senior Bloomberg Intelligence.

Untuk diketahui, logam mulia dipandang sebagai aset safe haven selama masa ketidakpastian. Kenaikan harga terjadi di tengah penurunan imbal hasil treasury 10-tahun karena pasar mengantisipasi The Fed akan menurunkan suku bunga tahun depan.

Imbal hasil jangka panjang yang lebih rendah biasanya mendorong investor membuang obligasi dan memilih logam mulia.

Michele Schneider, mitra dan direktur pendidikan dan penelitian perdagangan di MarketGauge.com, mengatakan bahwa dia memperkirakan emas bisa mencapai level US$ 3.000.

Dia juga mencatat bahwa emas telah bertahan di hadapan dolar AS yang stabil dan suku bunga yang lebih tinggi. Namun, tidak semua analis bersikap bullish.

“Suku bunga yang lebih rendah, karena harapan investor terhadap penurunan suku bunga The Fed pada tahun 2024, dan melemahnya dolar AS memberikan beberapa dukungan selama delapan minggu terakhir,” jelas Rob Haworth, direktur strategi investasi senior di US Bank Asset Management Group.

Dia menambahkan, “Pertanyaan kunci bagi investor emas yang bullish adalah apakah tren ini dapat dipertahankan. Perekonomian AS yang masih tumbuh dan sedikit tanda-tanda The Fed akan mempertimbangkan penurunan suku bunga kemungkinan akan mengurangi antusiasme jangka pendek terhadap emas.”

Pada hari Senin, CEO Opimus Octavio Marenzi memperingatkan investor agar tidak mengejar kenaikan emas dan kelas aset lainnya.

“Kesalahan terbesar adalah mengejar pasar dan terlambat satu hari untuk mendapatkan kelas investasi yang sedang naik daun setelah mereka mengalami reli dan lonjakan besar,” kata Marenzi kepada Yahoo Finance Live.​

Prediksi Harga Emas

Melansir Kontan, Pengamat Komoditas dan Mata Uang Lukman Leong menambahkan, harga emas juga didukung oleh sentimen permintaan safe haven oleh bank sentral.

Informasi saja, bank sentral telah menjadi salah satu pembeli emas terbesar dalam beberapa tahun terakhir, dengan rekor tertinggi pada paruh pertama tahun 2023.

Cadangan emas resmi global meningkat 120% dari kuartal ke kuartal dan merupakan total tertinggi kedua pada kuartal ketiga sejak kelompok industri World Gold Council mulai menerbitkan metrik triwulanan.

China merupakan pembeli terbesar, disusul Polandia dan Singapura.

Lukman pun optimistis reli harga emas akan bersifat jangka panjang, walau harga emas sudah tinggi.

Beriringan dengan kenaikan harga emas, ia memperkirakan juga dapat mengerek naik harga emas Antam. Namun, perlu diperhatikan bahwa harga emas Antam juga dipengaruhi pergerakan rupiah.

“Sehingga apabila kenaikan harga emas dunia lebih tinggi dibandingkan penguatan rupiah, maka harga emas Antam diperkirakan akan ikut naik,” sebutnya.

Lukman menilai, harga emas akan kembali naik paling tidak ke level $2.200 – $2.300 tahun depan. Lalu dengan asumsi nilai tukar rupiah di kisaran Rp 15.500 per dolar AS, harga emas Antam akan berkisar di Rp 1.225.000 sampai Rp 1.280.000.

Sumber: Kontan

Kategori
Berita Emas Antam Opini

Harga Emas Tembus $2.040, Level Tertinggi Dalam 7 Bulan

Ilustrasi pergerakan harga emas dunia yang mendekati level tertingginya dalam tujuh bulan

Jakarta – Harga emas dunia mendekati level tertinggi dalam tujuh bulan pada perdagangan Rabu (Kamis waktu Jakarta). Harga emas dunia naik tipis karena ekspektasi bahwa Bank Sentral AS The Fed akan memangkas suku bunga pada paruh pertama tahun depan. Hal ini meningkatkan prospek logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil.

Pada Kamis (30/11/2023), harga emas dunia naik tipis 0,2% menjadi $2.044,18 per ounce, setelah mencapai level tertinggi sejak 5 Mei 2023. Sementara harga emas berjangka AS naik 0,3% ke level $2.045,80.

“Keyakinan saat ini adalah bahwa The Fed sudah selesai menaikkan suku bunga dan penurunan suku bunga akan dilakukan pada tahun 2024. Jika data mendukung atau melemahkan argumen tersebut, kita akan melihat pasar emas melakukan hal yang sama,” lanjut dia.

Suku bunga yang lebih rendah meningkatkan permintaan emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Para pedagang sekarang memperkirakan kemungkinan lebih dari 70% pelonggaran suku bunga pada bulan Mei, naik dari 50% pada hari Selasa, menurut FedWatch Tool dari CME.

Gubernur Fed Christopher Waller pada hari Selasa menandai kemungkinan penurunan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang.

Kurs Dolar Berdampak ke Harga Emas

Indeks dolar (.DXY) naik 0,2% hari ini tetapi siap untuk menandai kinerja bulanan terburuknya dalam setahun. Melemahnya kurs dolar membuat harga emas lebih murah bagi pembeli di luar negeri.

Hal lain yang juga membantu harga emas adalah imbal hasil Treasury 10-tahun yang menjadi acuan, turun ke level terendah dalam dua bulan.

Pengeluaran Konsumsi Pribadi

Investor akan memantau data Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS pada hari Kamis, yang merupakan indikator inflasi pilihan The Fed, untuk mendapatkan wawasan lebih lanjut mengenai prospek suku bunga.

“Selain kekhawatiran ekonomi, suku bunga, dan geopolitik jangka pendek, fokus investor emas AS kemungkinan akan beralih ke kondisi pasar keuangan”, kata Ryan McIntyre, manajer portofolio senior di Sprott Asset Management.

Harga Emas Antam

Grafik harga emas Antam, 30 November 2023 08:15 WIB

Emas Antam yang menjadi acuan harga emas di Indonesia terpantau mengalami penurunan sebesar Rp 4.000 menjadi Rp 1.120.000 pada Kamis (30/11) pukul 08:15 WIB.

Penurunan dengan nomimal yang sama juga terjadi pada harga buyback yang hari ini dibanderol Rp 1.019.000 per gram.

Seperti dilihat pada grafik harga di atas, sang Logam Mulia mengawali bulan November 2023 ini di level Rp 1.123.000. Setelah menyentuh Rp 1.126.000 yang merupakan level tertinggi di bulan ini, emas Antam sempat terjun bebas ke level Rp 1.084.000 (turun Rp 39.000).

Akan tetapi, emas Antam secara perlahan bangkit kembali dan menutupi akhir bulan November 2023 di level Rp 1.120.000 (hanya turun Rp 3.000 di bulan ini).

Kamu dapat memantau pergerakan harga emas yang di-update setiap 10 menit di halaman depan situs hargaemas.com »

Sumber: Liputan6

Kategori
Berita Opini

Prediksi Harga Emas: Menuju Level $1.700

Ilustrasi emas batangan yang harganya diprediksi menuju level $1.700 per troy ons

Kondisi emas semakin memprihatinkan. Sang logam mulia bahkan kini terancam terjun ke level $1,700 per troy ons. Harga emas di pasar spot pada perdagangan Selasa (3/10/2023) ditutup di posisi $1.822,82, turun sebesar 0,25%. Harga tersebut juga menjadi yang terendah sejak 8 Maret 2023 atau hampir tujuh bulan terakhir.

Anjloknya harga emas juga semakin melengkapi derita sang logam mulia yang jatuh sejak Senin pekan lalu. Dalam tujuh hari perdagangan terakhir, harga emas anjlok 5,31%.

Kategori
Berita Opini

Ini 3 Alasan Harga Emas Anjlok

Deretan emas batangan logam mulia produksi PT Antam

Harga emas saat ini mungkin tidak memberikan hasil yang diharapkan oleh para investor yang berniat membeli logam mulia sebagai instrumen lindung nilai terhadap inflasi dan potensi deflasi pada aset keuangan lainnya. Lalu, apa strategi terbaik untuk jangka pendek?

Meskipun beberapa pelaku pasar percaya pada prospek jangka panjang emas, para trader harus jeli membaca pesan yang tersirat di pasar.

Kategori
Berita Opini

Harga Emas Dunia Naik Tipis Jelang Keputusan Suku Bunga AS

Emas dunia terpantau bergerak naik tipis pada pagi hari ini 20 September 2023

Jakarta – Harga emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange naik tipis pada Rabu (20/9/2023) pagi WIB menjelang keputusan Federal Reserve tentang suku bunga.

Adapun kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman bulan Desember 2023 naik $0,30 (+0,02%) menjadi $1.953,70 per troy ounce.

Kategori
Berita Opini

Amsyong, Harga Emas Turun Hampir 1 Persen

Emas sudah turun hampir 1 persen dalam beberapa hari terakhir

Jakarta – Emas melemah setelah pengumuman data inflasi Amerika Serikat. Harga emas di pasar spot pada perdagangan Rabu (13/9/2023) ditutup di posisi $1.906,30 per troy ons, melemah 0,36 persen.

Pelemahan ini memperpanjang tren negatif emas yang juga melemah 0,44% pada perdagangan hari sebelumnya. Dengan demikian, emas sudah ambruk 0,8% atau hampir 1%.

Kategori
Berita Opini

Investor Emas Deg-Degan Menunggu Kabar dari AS

Emas diprediksi bergerak volatile menjelang pengumuman inflasi AS pada Rabu, 13 September 2023

Jakarta – Harga emas di pasar spot terpantau melemah pada perdagangan Senin 11 September 2023 pukul 06:18 WIB, dan berada di posisi $1.917,49 atau melemah 0,02%. Pelemahan ini, walaupun tipis, memperpanjang tren negatif emas yang juga melemah 0,07% pada perdagangan terakhir pekan lalu.

Secara keseluruhan, harga emas jatuh 1,08% sepekan. Pelemahan tersebut memutus tren positif emas yang menguat dalam dua pekan sebelumnya.

Kategori
Berita Opini

Prediksi Harga Emas Pekan Ini: Siap-Siap Amblas?

Ilustrasi pergerakan harga emas pekan ini

Jakarta – Aktivitas ekonomi yang kuat akan terus mendukung cengkeraman dolar AS di pasar emas dan menjaga harga emas tetap terjebak dalam kisaran perdagangan saat ini, menurut beberapa analis.

Dikutip dari Kitco, Senin (11/9/2023), harga emas berjangka untuk bulan Desember 2023 terjebak di antara support di $1.920 dan resistensi di sekitar $1.980 per troy ounce. Menjelang akhir pekan, logam mulia terakhir diperdagangkan pada $1,943.30 per ounce, turun 1% dari Jumat lalu.

Kategori
Berita Opini

Harga Emas Naik, Terdorong Ekspektasi The Fed Tahan Suku Bunga

Emas batangan 999 dengan berat 10 gram per keping

JakartaHarga emas hari ini Kamis (31/8/2023) berpotensi melanjutkan kenaikan karena ekspektasi pasar The Fed tidak akan menaikkan suku bunga lagi sehingga menekan dolar AS.

Harga emas spot naik $5,11 ke $1.942,36 per troy ons pada perdagangan Rabu (30/8/2023). Harga emas kini sukses menguat tiga hari beruntun, bahkan sebelumnya sempat nyaris menyentuh $1.950 yang merupakan level tertinggi sejak 2 Agustus 2023.