Kategori
Berita Opini

Investor Emas Deg-Degan Tunggu Kabar Ini

Investor emas menanti cemas kabar dari Amerika Serikat yang akan dirilis pada hari Selasa (13/2).

Jakarta – Emas menguat pada awal perdagangan pekan ini, setelah ambruk tiga hari beruntun pada pekan lalu. Harga emas pekan ini diperkirakan akan volatile tergantung pada laju inflasi AS yang akan diumumkan Selasa (13/2/2024) waktu setempat.

Kategori
Berita Opini

Harga Emas Turun 3 Hari, Ada Apa?

Penguatan Dolar AS berakibat pada pelemahan harga emas dalam tiga hari terakhir.

Jakarta – Setelah menembus level tertinggi sepanjang masa (All Time High / ATH) di $2.135 pada hari Senin, 4 Desember 2023, harga emas berbalik arah dan mencatat penurunan selama tiga hari beruntun.

Adapun penurunan harga emas dalam tiga hari terakhir disebabkan oleh penguatan nilai tukar dolar AS. Investor juga menahan diri untuk membuat taruhan besar menjelang data pekerjaan utama AS yang dapat memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai jalur suku bunga The Fed.

Kategori
Berita Emas Antam Opini

Ini Ramalan Harga Emas Selanjutnya

Setelah mencetak rekor tertinggi sepanjang masa, ini ramalan harga emas selanjutnya.

Harga emas mencapai rekor tertinggi sepanjang masa dalam beberapa hari terakhir. Disinyalir, salah satu penyebabnya adalah karena imbal hasil obligasi terus menurun dari puncaknya di bulan Oktober 2023.

Pada Senin (4/12/2023), harga emas di pasar spot mencapai level tertinggi sepanjang masa dengan menyentuh level $2.135,39 per troy ounce, sebelum akhirnya jatuh dan diperdagangkan di kisaran $2.027 pada siang hari.

Data juga menunjukkan bahwa harga emas berjangka juga mencapai level tertinggi intraday di posisi $2.152,30 pada hari Minggu sebelum anjlok 2% pada hari Senin.

“Saya pikir emas berada di hari-hari awal pasar bullish yang menembus ke level tertinggi baru,” kata Mike McGlone, ahli strategi makro senior Bloomberg Intelligence.

Untuk diketahui, logam mulia dipandang sebagai aset safe haven selama masa ketidakpastian. Kenaikan harga terjadi di tengah penurunan imbal hasil treasury 10-tahun karena pasar mengantisipasi The Fed akan menurunkan suku bunga tahun depan.

Imbal hasil jangka panjang yang lebih rendah biasanya mendorong investor membuang obligasi dan memilih logam mulia.

Michele Schneider, mitra dan direktur pendidikan dan penelitian perdagangan di MarketGauge.com, mengatakan bahwa dia memperkirakan emas bisa mencapai level US$ 3.000.

Dia juga mencatat bahwa emas telah bertahan di hadapan dolar AS yang stabil dan suku bunga yang lebih tinggi. Namun, tidak semua analis bersikap bullish.

“Suku bunga yang lebih rendah, karena harapan investor terhadap penurunan suku bunga The Fed pada tahun 2024, dan melemahnya dolar AS memberikan beberapa dukungan selama delapan minggu terakhir,” jelas Rob Haworth, direktur strategi investasi senior di US Bank Asset Management Group.

Dia menambahkan, “Pertanyaan kunci bagi investor emas yang bullish adalah apakah tren ini dapat dipertahankan. Perekonomian AS yang masih tumbuh dan sedikit tanda-tanda The Fed akan mempertimbangkan penurunan suku bunga kemungkinan akan mengurangi antusiasme jangka pendek terhadap emas.”

Pada hari Senin, CEO Opimus Octavio Marenzi memperingatkan investor agar tidak mengejar kenaikan emas dan kelas aset lainnya.

“Kesalahan terbesar adalah mengejar pasar dan terlambat satu hari untuk mendapatkan kelas investasi yang sedang naik daun setelah mereka mengalami reli dan lonjakan besar,” kata Marenzi kepada Yahoo Finance Live.​

Prediksi Harga Emas

Melansir Kontan, Pengamat Komoditas dan Mata Uang Lukman Leong menambahkan, harga emas juga didukung oleh sentimen permintaan safe haven oleh bank sentral.

Informasi saja, bank sentral telah menjadi salah satu pembeli emas terbesar dalam beberapa tahun terakhir, dengan rekor tertinggi pada paruh pertama tahun 2023.

Cadangan emas resmi global meningkat 120% dari kuartal ke kuartal dan merupakan total tertinggi kedua pada kuartal ketiga sejak kelompok industri World Gold Council mulai menerbitkan metrik triwulanan.

China merupakan pembeli terbesar, disusul Polandia dan Singapura.

Lukman pun optimistis reli harga emas akan bersifat jangka panjang, walau harga emas sudah tinggi.

Beriringan dengan kenaikan harga emas, ia memperkirakan juga dapat mengerek naik harga emas Antam. Namun, perlu diperhatikan bahwa harga emas Antam juga dipengaruhi pergerakan rupiah.

“Sehingga apabila kenaikan harga emas dunia lebih tinggi dibandingkan penguatan rupiah, maka harga emas Antam diperkirakan akan ikut naik,” sebutnya.

Lukman menilai, harga emas akan kembali naik paling tidak ke level $2.200 – $2.300 tahun depan. Lalu dengan asumsi nilai tukar rupiah di kisaran Rp 15.500 per dolar AS, harga emas Antam akan berkisar di Rp 1.225.000 sampai Rp 1.280.000.

Sumber: Kontan

Kategori
Berita Opini

Harga Emas Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

Emas berhasil menyentuh level $2.075 per troy ounce yang merupakan rekor tertinggi sepanjang masa.

Jakarta – Pada perdagangan akhir pekan lalu, harga emas berhasil mencetak rekor tertinggi sepanjang masa $2.075,09 per troy ounce, mengalahkan rekor sebelumnya di $2.072,49 yang dicapai pada tahun 2020.

Adapun pemicu lonjakan harga emas adalah pernyaaan The Fed yang memberikan indikasi penurunan suku bunga acuan pada awal tahun depan. Penurunan suku bunga The Fed dapat membuat dolar AS melemah yang berimbas pada investor beralih ke aset aman seperti emas.

Kategori
Berita Opini

Harga Emas Turun Terus, Ini Tips Raih Cuan dari Investasi Emas

Ilustrasi emas batangan yang dijadikan salah satu instrumen investasi

Jakarta – Harga emas di pasar dunia tercatat jatuh ke level terendah dalam tujuh bulan terakhir. Lalu, apakah saat ini waktu yang tepat investasi emas dan bagaimana caranya bisa mendapatkan cuan emas khususnya yang berbentuk logam mulia atau emas batangan?

Bagi kamu yang merupakan investor pemula perlu mengetahui bahwa harga emas di pasar dunia, ikut mempengaruhi harga emas di dalam negeri. Faktor pendorong naik turunnya harga emas di dalam negeri lainnya seperti nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika serta besaran permintaan dan penawaran emas.

Kategori
Berita Opini

Prediksi Harga Emas: Menuju Level $1.700

Ilustrasi emas batangan yang harganya diprediksi menuju level $1.700 per troy ons

Kondisi emas semakin memprihatinkan. Sang logam mulia bahkan kini terancam terjun ke level $1,700 per troy ons. Harga emas di pasar spot pada perdagangan Selasa (3/10/2023) ditutup di posisi $1.822,82, turun sebesar 0,25%. Harga tersebut juga menjadi yang terendah sejak 8 Maret 2023 atau hampir tujuh bulan terakhir.

Anjloknya harga emas juga semakin melengkapi derita sang logam mulia yang jatuh sejak Senin pekan lalu. Dalam tujuh hari perdagangan terakhir, harga emas anjlok 5,31%.

Kategori
Berita Opini

Gawat! Harga Emas Sudah Turun 5% Dalam 6 Hari

Jakarta – Emas anjlok ke level terendahnya dalam tujuh bulan. Harga emas jatuh karena ekspektasi pasar mengenai kebijakan bank sentral Amerika Serikat yang masih hawkish ke depan.

Harga emas di pasar spot pada perdagangan awal pekan Senin, 2 Oktober 2023 ditutup di posisi $1.827,40 per troy ons, turun 1,13%. Posisi ini menjadi yang terendah sejak 8 Maret 2023 atau hampir tujuh bulan terakhir.

Kategori
Berita Opini

Harga Emas Dunia Naik Tipis Jelang Keputusan Suku Bunga AS

Emas dunia terpantau bergerak naik tipis pada pagi hari ini 20 September 2023

Jakarta – Harga emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange naik tipis pada Rabu (20/9/2023) pagi WIB menjelang keputusan Federal Reserve tentang suku bunga.

Adapun kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman bulan Desember 2023 naik $0,30 (+0,02%) menjadi $1.953,70 per troy ounce.

Kategori
Berita Opini

Amsyong, Harga Emas Turun Hampir 1 Persen

Emas sudah turun hampir 1 persen dalam beberapa hari terakhir

Jakarta – Emas melemah setelah pengumuman data inflasi Amerika Serikat. Harga emas di pasar spot pada perdagangan Rabu (13/9/2023) ditutup di posisi $1.906,30 per troy ons, melemah 0,36 persen.

Pelemahan ini memperpanjang tren negatif emas yang juga melemah 0,44% pada perdagangan hari sebelumnya. Dengan demikian, emas sudah ambruk 0,8% atau hampir 1%.

Kategori
Berita Opini

Prediksi Harga Emas Pekan Ini: Siap-Siap Amblas?

Ilustrasi pergerakan harga emas pekan ini

Jakarta – Aktivitas ekonomi yang kuat akan terus mendukung cengkeraman dolar AS di pasar emas dan menjaga harga emas tetap terjebak dalam kisaran perdagangan saat ini, menurut beberapa analis.

Dikutip dari Kitco, Senin (11/9/2023), harga emas berjangka untuk bulan Desember 2023 terjebak di antara support di $1.920 dan resistensi di sekitar $1.980 per troy ounce. Menjelang akhir pekan, logam mulia terakhir diperdagangkan pada $1,943.30 per ounce, turun 1% dari Jumat lalu.