Kategori
Berita

Minat Investor Meredup, Harga Emas Terus Tertekan

JAKARTA – Minat investor untuk terus mengandalkan emas sebagai aset investasi paling moncer tahun ini tampaknya mulai berkurang. Pasalnya harga emas terkoreksi hingga terus menguji ke bawah level US$1.900 per troy ounce.

Tim Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange (ICDX) dalam publikasi hariannya, menjelaskan bahwa kekuatan beli emas oleh investor telah mulai meredup sehingga menimbulkan tekanan terhadap harga emas.

Kategori
Berita

Emas Anjlok, Tertekan Penguatan Dolar AS dan Kekhawatiran Stimulus

Chicago (ANTARA) – Emas berjangka anjlok lebih dari 50 dolar AS pada akhir perdagangan Selasa 22 September pagi, karena aksi jual pasar yang lebih luas didorong oleh ketidakpastian atas lebih banyak stimulus fiskal Amerika Serikat menekan logam mulia bersama dengan dolar AS yang lebih kuat.

Kategori
Berita

Ini Prediksi Harga Emas Minggu Ini

JAKARTA – Sentimen bullish masih tetap kuat di pasar emas. Ada sinyal yang berkembang bahwa tren positif logam mulia akan terus berlanjut meski tidak ada berita fundamental baru untuk mendorong harga.

Demikian hasil terbaru dari survei emas mingguan Kitco News, yang dilansir Minggu (20/9/2020). Mayoritas analis Wall Street dan investor Main Street yakin emas akan tetap bullish meski ada suara netral yang kuat di kedua survei.

Kategori
Berita

Waspada! Harga Emas Diramal Anjlok saat Vaksin Diproduksi Massal

JAKARTA – Harga emas di pasar dunia diramal bisa terjun bebas, begitu vaksin Covid-19 mulai diproduksi massal dan didistribusikan kepada masyarakat. Prediksi ini muncul setelah optimisme Bank Sentral AS bahwa pemulihan ekonomi akibat Covid-19 bisa berjalan lebih cepat dari perkiraan.

Kategori
Berita

Harga Emas Tergelincir Gara-gara Ini

JAKARTA – Harga emas tercatat mengalami penurunan hingga 1% pada Kamis 17 September 2020. Penurunan ini terjadi setelah Federal Reserve enggan melanjutkan stimulus untuk mendukung perekonomian yang terpukul akibat pandemi COVID-19.

Kategori
Berita

Jangan Ketinggalan! Emas Diprediksi Mantul ke US$ 2.000

JAKARTA – Saat ini semua mata tertuju kepada bank sentral Amerika Serikat (AS), the Fed. Dini hari nanti otoritas moneter paling berpengaruh di dunia itu akan mengumumkan kebijakannya yang akan mempengaruhi pergerakan harga emas.

Pagi ini Rabu (16/9/2020), harga emas dunia di pasar spot agak kalem. Harga logam kuning itu menguat tipis 0,07% ke US$ 1.957/troy ons pada 09.00 WIB. Tidak hanya harga emas saja yang anteng, indeks dolar pun demikian.

Kategori
Berita

Potensi Pergerakan Harga Emas yang Lebih Besar Sedang Datang

JAKARTAHarga emas naik sedikit pada awal perdagangan sesi AS pada hari Senin (14/9/2020) kemarin. Kenaikan harga metal tetap berlangsung meskipun minat terhadap resiko meningkat di pasar memulai minggu yang baru.

Terlebih penting lagi, pergerakan yang “sideways” dan “choppy” belakangan ini telah menghasilkan pola teknikal yang “bullish” pada grafik harian, yang menunjukkan pasar sedang menyimpan energi untuk pergerakan harga yang lebih besar dalam jangka pendek dengan kecenderungan naik.

Kategori
Berita

Ada PSBB Jakarta, Harga Emas Diproyeksi Mentok Segini

JAKARTA – Pemberlakukan PSBB Jakarta dinilai sejumlah analis tak bakal banyak mempengaruhi harga emas. Harga emas disebut bakal tetap mengikuti tren emas internasional yang sedang melemah.

“Jadi mungkin kenaikan harga emas tidak sekuat dan secepat kenaikan sebelumnya,” ujar Kepala Riset dan Edukasi PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra kepada detikcom, Jumat (11/9/2020).

Kategori
Berita

Harga Emas Dunia Turun dalam 3 Hari Beruntun

HargaEmas.com – Harga emas dunia turun lagi pada akhir perdagangan pekan ini Sabtu (5/9/2020), dan ditutup di level $1.930 per troy ons. Ini merupakan penurunan beruntun dalam 3 hari terakhir.

Adapun data ketenagakerjaan di Amerika Serikat yang lebih baik dari perkiraan berhasil mengangkat Dollar AS lebih tinggi, dan menekan penguatan emas. Hal ini dikarenakan harga emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang selain Dollar AS.

Kategori
Berita

Awas! Harga Emas Diramal Bergerak Naik Turun Tajam Bak Roller Coaster

Jika melihat grafik harga emas dalam sebulan terakhir, sebagian investor mulai agak was-was ketika ingin mengambil posisi entah itu menambah atau mengurangi investasinya di instrumen emas.

Alasannya cukup berdasar, yakni pergerakan harga emas saat ini sangat volatil atau naik turun tajam bagaikan roller coaster.