Kategori
Berita Opini

Rekomendasi Harga Emas: Masih Ada Kesempatan untuk Naik Terbatas

JAKARTA – Minggu lalu tidak ada kejutan dalam pergerakan harga emas di mana harga emas mandek di rentang harga sekitar $1,900 per ons. Emas memulai minggu lalu di bawah $1,915 per ons dan pada hari Jumat akhir minggu lalu diperdagangkan di $1,906. Pergerakan harga emas sangat tergantung kepada pergerakan dolar AS yang berfluktuasi berdasarkan berita-berita mengenai stimulus.

Kategori
Berita

Menanti Pemilu AS, Pasar Emas Masih Galau

Foto: Reuters

JAKARTAHarga emas dunia diperkirakan masih bisa menguat dalam sepekan ke depan. Namun para investor sepertinya masih cenderung menahan diri sambil menantikan hasil pemilu di Amerika Serikat (AS).

Melansir Kitco, Minggu (25/10/2020), pasar emas dunia saat ini sepertinya masih dalam konsolidasi di kisaran level US$ 1.900 per ounce. Tren positif masih ada, namun sepertinya minat di pasar masih tertahan.

Kategori
Berita Opini

Harga Emas Minggu Ini Tergantung Stimulus Fiskal AS

Segala sesuatu yang berlangsung pada minggu lalu adalah mengenai paket stimulus, apakah akan bisa diloloskan sebelum pemilihan presiden atau tidak. Kelihatannya pergolakan di pasar emas masih jauh dari selesai.

Optimisme atas bantuan fiskal dari pemerintah yang lebih banyak lagi telah mendorong pasar saham dan emas naik tinggi pada akhir minggu lalu.

Kategori
Berita

Stimulus dan Utang AS Membengkak, Harga Emas Siap Bangkit!

JAKARTAHarga emas terlihat mulai bangkit dalam 2 hari perdagangan terakhir. Posisi dolar AS yang tertekan membuat logam mulia tersebut punya momentum untuk kembali mencatatkan reli.

Jumat (9/10/2020), harga emas dunia di pasar spot menguat 0,72%. Emas sudah kembali ke level US$ 1.900/troy ons. Pada 09.05 WIB, harga emas di pasar spot dibanderol di US$ 1.906/troy ons.

Kategori
Berita

Emas Naik Tipis Saat Ketidakpastian Pemilihan Imbangi Penguatan Dolar

CHICAGOHarga emas berjangka naik tipis pada akhir perdagangan Jumat (9/10) pagi WIB ketika ketidakpastian seputar pemilihan presiden AS dan spekulasi bahwa stimulus baru akan mendorong inflasi mengimbangi tekanan pada emas dari Dolar AS yang lebih tinggi dan meningkatnya selera terhadap aset-aset berisiko.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi COMEX New York Mercantile Exchange, menguat 4,3 dolar AS atau 0,23 persen menjadi ditutup pada 1.895,10 dolar AS per ounce, menghentikan kerugian selama dua hari berturut-turut.

Kategori
Berita

Kenaikan Harga Emas Tertahan Penantian Kesepakatan Stimulus AS

JAKARTAHarga emas cenderung bergerak melemah saat pelaku pasar menanti keputusan pengesahan stimulus Amerika Serikat (AS) dan dolar AS yang menguat.

Mengutip Bloomberg, harga emas kontrak pengiriman Desember 2020 di Commodity Exchange menurun 0,65% ke US$ 1.890 per ons troi.

Kategori
Berita

Bank Terbesar Swiss Sarankan Beli Emas dari Sekarang

Bank investasi kelas dunia asal Swiss, UBS Global Wealth Management mengungkapkan saat ini merupakan waktu yang pas menempatkan dana di instrumen emas.

Investasi di emas dinilai menjadi tempat yang sangat baik menjelang pemilihan Presiden Amerika Serikat.

Kategori
Berita

Emas Anjlok 39 Dolar, Tertekan Dolar AS yang Terus Menguat

Chicago (ANTARA) – Emas berjangka turun tajam pada akhir perdagangan Kamis (24/9/2020) pagi WIB, memperpanjang kerugiannya untuk hari ketiga berturut-turut tertekan berlanjutnya penguatan dolar AS, dengan investor sedang menunggu tanggapan lebih lanjut dari bank-bank sentral utama ketika ketidakpastian ekonomi terus membayang.

Kategori
Berita

Harga Emas Diprediksi Makin Merosot, Ini Penyebabnya

JAKARTA – Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi memprediksi harga emas terus mengalami penurunan setelah sempat mencapai level tertinggi, baik di tingkat global maupun nasional. Penurunan ini didorong optimisme pasar terhadap kemajuan pengembangan vaksin anti Corona.

Kategori
Berita

Indonesia Bakal Resesi, Gimana Caranya Cuan dari Emas?

JAKARTA – Sinyal resesi di Indonesia menguat setelah Menteri Keuangan Sri Mulyani memberi pernyataan soal minusnya pertumbuhan ekonomi di Kuartal Ketiga, yakni -2,9 persen hingga -1,0 persen.