Kategori
Berita

Gawat! Harga Emas Jebol di Bawah Level Psikologis 1.800 Dolar

Ilustrasi pergerakan harga emas yang jatuh ke bawah level psikologis

ChicagoHarga emas jatuh lebih dari dua persen pada akhir perdagangan Kamis (Jumat, 5 Februari 2021 pagi WIB), terperosok di bawah level psikologis utama 1.800 dolar AS, ketika kenaikan nilai tukar greenback dan imbal hasil (yields) obligasi pemerintah Amerika Serikat mengikis daya tarik emas sebagai aset paling aman.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi COMEX New York Exchange, terjun 43,9 dolar AS atau 2,39 persen menjadi ditutup pada 1.791,20 dolar AS per ounce. Sehari sebelumnya, Rabu (3/2) emas berjangka merangkak naik 1,7 dolar AS atau 0,09 persen menjadi 1.835,10 dolar AS.

Kategori
Berita

Harga Emas kok Malah Makin Ambles, Kilaunya Memudar?

JAKARTAHarga emas lagi-lagi terpuruk. Pada perdagangan semalam, Selasa (2/2), harga emas drop dari US$ 1.860/troy ons ke US$ 1.837/troy ons. Dalam sehari harga logam kuning tersebut drop 1,2 persen.

Pada pagi hari ini Rabu (3/1/2021), harga emas cenderung stagnan. Di pasar spot harga emas tak bergeming di level US$ 1.837/troy ons. Tidak hanya emas yang harganya tertekan, logam-logam lain seperti perak, platinum dan paladium juga mengalami hal serupa.

Kategori
Berita

Harga Emas Naik Terkerek Melonjaknya Perak

Koin emas dan emas batangan (Shutterstock)

CHICAGOHarga emas naik tajam pada akhir perdagangan Senin (Selasa, 2 Februari 2021 pagi WIB), memperpanjang keuntungan untuk hari kedua berturut-turut, setelah pasar bereaksi terhadap pembelian perak oleh investor ritel secara terkoordinasi saat mereka mengalihkan fokus ke logam dari GameStop Corp dan saham lain yang ramai di perbincangan media sosial.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April, di Divisi COMEX New York Exchange, melonjak USD13,6 atau 0,74% menjadi ditutup pada USD1.863,90 per ounce. Akhir pekan lalu, Jumat (29/1/2021), emas berjangka terangkat USD9,10 atau 0,49% menjadi USD1.850,30.

Kategori
Berita Emas Antam

Harga Emas Fisik Terkoreksi Jelang Imlek, Indikasi Daya Beli Lesu

Deretan emas batangan Antam 100 gram

JAKARTA – Permintaan emas fisik cenderung lesu jelang perayaan Tahun Baru China atau Imlek, jadi indikasi turunnya daya beli masyarakat untuk melirik logam mulia tersebut. Dalam sebulan terakhir, harga emas Antam di laman logam mulia tercatat koreksi 0,14% ke level Rp 945.000 per gram.

Research and Education Coordinator Valbury Asia Futures Nanang Wahyudin mengungkapkan, selain terdampak harga emas spot, permintaan emas fisik yang lesu juga jadi alasan harga emas Antam mengalami penurunan dalam sebulan terakhir.

Kategori
Berita

Terimbas Aksi Investor Receh di Pasar Saham, Harga Emas Menguat Tipis

Ilustrasi (ThinkStock)

CHICAGOHarga emas menguat pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat atau Sabtu 30 Januari 2021 pagi WIB setelah bergerak dalam kisaran ketat.

Kenaikan ini menghentikan penurunan enam hari berturut-turut, saat investor berbalik arah karena menjadi tidak yakin akan stabilitas pasar saham yang telah menggerus logam mulia selama sepekan terakhir.

Kategori
Berita Opini

Pola Harga Emas Mirip Tahun 2010, Bakal Crash?

Jakarta, CNBC – Pola pergerakan harga emas dari Januari 2019-2021 memiliki kesamaan dengan tren harga emas 10 tahun silam tepatnya di tahun 2010. Saat itu harga emas terus uptrend dan mencapai puncak di kuartal ketiga, setelah itu drop signifikan dan harganya terus terkoreksi hingga 2015. Apakah ini berarti bahwa harga emas akan melanjutkan koreksi bahkan crash?

Kategori
Berita

Sentimen Resiko Pudar, Harga Emas Jatuh Lagi 7 Dolar AS

Pegawai memperlihatkan emas batangan

ChicagoHarga emas berjangka melemah lagi 7,7 dolar AS menjadi 1.841,20 dolar AS per ounce pada akhir perdagangan Kamis (Jumat, 29 Januari 2021 pagi WIB), memperpanjang penurunan untuk hari keenam berturut-turut.

Investor memilih perlindungan relatif pada dolar AS saat sentimen risiko memudar setelah Federal Reserve AS menyatakan kekhawatiran atas lambatnya pemulihan ekonomi.

Kategori
Berita

The Fed Pertahankan Suku Bunga, Harga Emas Turun

Penguatan dollar AS menekan harga emas turun

JAKARTAHarga emas turun ke level terendah lebih dari satu pekan pada hari Kamis (28/1/2021) pagi WIB. Tertekan oleh kekhawatiran atas stimulus Amerika Serikat (AS) dan penguatan dolar setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga tidak berubah.

Melansir Reuters, harga emas spot turun 0,36% menjadi US$ 1.844,61 per ons troi, setelah sebelumnya menyentuh level terendah sejak 18 Januari. Sedangkan harga emas berjangka AS turun 0,6% pada US$ 1.844,90.

Kategori
Berita

Harga Emas Semakin Turun, Pertanda Apa?

Bongkahan emas sedang ditimbang

Harga emas melemah pada akhir perdagangan Selasa (Rabu, 27 Januari 2021 pagi WIB), mencatat penurunan hari keempat berturut-turut, di tengah kekhawatiran atas paket bantuan baru virus corona AS dan data ekonomi positif. Sementara pelemahan dolar dan imbal hasil obligasi membatasi kerugian saat investor mengawasi pertemuan kebijakan Federal Reserve.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi COMEX New York Exchange, turun 4,3 dolar AS atau 0,23 persen menjadi ditutup pada 1.850,90 dolar AS per ounce. Sehari sebelumnya, Senin (25/1/2021), emas berjangka turun tipis satu dolar AS atau 0,05 persen menjadi 1.855,20 dolar AS.

Kategori
Berita

Pasar Tunggu Stimulus dan Sikap The Fed, Harga Emas Terkoreksi

JAKARTA – Harga emas kembali terkoreksi seiring dengan sikap investor yang menanti hasil pertemuan bulanan The Fed dan perkembangan paket stimulus US$1,9 triliun yang diajukan Presiden AS, Joe Biden.

Dilansir dari Bloomberg pada Selasa (26/1/2021), harga emas di pasar Spot terpantau turun hingga 0,24 persen level US$1.851,52 per troy ounce. Sementara itu, harga emas berjangka Comex juga terpantau terkoreksi hingga 2,60 poin atau 0,14 persen ke posisi US$1.856,40 per troy ounce.