Kategori
Berita Opini

UPDATE 15 NOVEMBER: Harga Emas Diramal Melambung Pekan Ini

Mayoritas analis memprediksi harga emas akan naik minggu ini

Jakarta – Harga emas diperkirakan bakal terus menguat pada perdagangan pekan ini. Keyakinan ini usai melihat realisasi harga emas di pekan kemarin yang mampu membukukan kenaikan mingguan terbaik dalam enam pekan terakhir.

Pada pekan kemarin, harga emas mampu mendobrak level downtrend dan mampu mencetak level tertinggi dalam lima bulan. Hal ini dipengaruhi oleh ketakutan akan angka inflasi yang diperkirakan akan menguat.

Kategori
Berita Opini

Harga Emas Capai Level Tertinggi Lima Bulan

Emas melanjutkan kenaikan harga untuk hari keenam

Jakarta – Harga emas melanjutkan penguatan di hari keenam berturut-turut hingga Kamis (11/11) pagi. Pukul 7.30 WIB, harga emas spot berada di US$ 1.850,21 per ons troi, menguat tipis 0,03% dari penutupan perdagangan kemarin.

Sedangkan harga emas kontrak Desember 2021 di Commodity Exchange pagi ini menguat 0,23% ke US$ 1.852,50 per ons troi. Harga emas berjangka ini mengakumulasi kenaikan 5,02% dalam kenaikan enam hari perdagangan berturut-turut. Sedangkan akumulasi kenaikan harga emas spot enam hari terakhir mencapai 4,54%.

Kategori
Berita Opini

Emas Catat Rekor Tertinggi Sejak Awal September 2021

Ilustrasi logam mulia yang harganya bergerak naik

Jakarta – Harga emas naik ke level tertinggi sejak awal September pada hari Selasa seiring dengan melemahnya dolar AS, karena investor menunggu data inflasi AS yang dijadwalkan akhir pekan ini.

Dikutip dari CNBC, Rabu (10/11/2021), harga emas di pasar spot naik 0,3 persen menjadi $1.828,74 per troy ounce pada 01:44 dini hari, setelah sebelumnya mencatat level tertinggi sejak 3 September di USD 1.831,10.

Kategori
Berita Opini

Harga Emas Naik 11 Dolar ke Level Tertinggi dalam Dua Bulan

Jakarta – Emas naik ke level tertinggi dua bulan pada akhir perdagangan Selasa (9/11) pagi WIB, didukung oleh penurunan dolar AS dan kekhawatiran inflasi yang terus-menerus setelah bank-bank sentral utama mengindikasikan suku bunga akan tetap rendah dalam waktu dekat.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, terdongkrak $11,2 atau 0,62% dan ditutup pada level $1.828 per troy ounce. Ini merupakan harga tertinggi sejak 7 September dan memperpanjang kenaikan untuk hari ketiga beruntun.

Kategori
Berita Opini

Harga Emas Naik Lagi, Terkerek Nada Dovish Bank Sentral

Ilustrasi pergerakan harga emas yang naik satu persen

JAKARTA – Harga emas menguat lebih dari satu persen pada akhir perdagangan pekan ini (Sabtu, 6 November pagi WIB) menjadi bertengger kembali di atas level psikologis 1.800 dolar karena nada dovish bank-bank sentral utama tentang suku bunga minggu ini mengangkat permintaan untuk logam safe-haven, juga didukung melemahnya imbal hasil obligasi.

Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, terangkat $23,3 atau 1,3 persen menjadi $1.816,80 per troy ounce. Minggu ini, pengumuman bank-bank sentral membantu harga emas berbalik dari kerugian awal menjadi mencatat kenaikan mingguan terbaik sejak akhir Agustus sekitar 1,8 persen.

Kategori
Berita Opini

Emas Melonjak $29 Setelah Bank Sentral Tunda Kenaikan Suku Bunga

Ilustrasi emas batangan, koin emas dan dolar AS

JAKARTA – Harga emas menguat pada akhir perdagangan Jumat (5/11) pagi WIB, bangkit dari penurunan dua sesi sebelumnya dan bersiap untuk hari terbaiknya dalam tiga minggu setelah Federal Reserve AS dan bank sentral Inggris (BoE) mengindikasikan bahwa mereka tidak akan terburu-buru untuk menaikkan suku bunga.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, melonjak $29,6 atau 1,68 persen, menjadi ditutup pada $1.793,50 per ounce. Sehari sebelumnya, Rabu (3/11) emas berjangka anjlok $25,5 atau 1,43 persen menjadi $1.763,90.

Kategori
Berita Opini

Harga Emas Rebound Berkat Penurunan Imbal Hasil Obligasi AS

Emas batangan dan Dolar AS di sebuah tempat penyimpanan

Jakarta – Harga emas menguat pada akhir perdagangan Rabu (27/10/2021) waktu setempat setelah bergerak fluktuatif sepanjang sesi, didukung oleh penurunan imbal hasil obligasi AS dan dolar yang lebih lemah. Namun selera risiko yang kuat di pasar ekuitas menahan kenaikan emas lebih lanjut.

Mengutip Antara, Kamis (28/10/2021), kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, terdongkrak US$5,4 atau 0,3 persen, menjadi ditutup pada US$1.798,80 per ounce. Sehari sebelumnya, Selasa (26/10/2021), emas berjangka merosot US$13,4 atau 0,74 persen menjadi US$1,793,40.

Kategori
Berita Opini

Emas Menguat Akibat Kekhawatiran Inflasi

Pegawai menata perhiasan emas di etalase

JakartaHarga emas menguat pada akhir perdagangan Selasa (26/10) pagi WIB, berhasil menembus level psikologis 1.800 dolar AS, karena penurunan imbal hasil obligasi AS dan berlanjutnya kekhawatiran tentang inflasi mengangkat aset-aset safe-haven menjelang pertemuan bank-bank sentral utama minggu ini.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, bertambah 10,5 dolar AS atau 0,58 persen, menjadi ditutup pada 1.806,80 dolar AS per ounce. Ini adalah penyelesaian tertinggi emas dalam hampir enam minggu.

Kategori
Berita Opini

Emas Lanjut Menguat pada Perdagangan Selasa (19/10) Pagi

Produksi pabrik di AS yang jatuh menjadi faktor pendorong kenaikan harga emas

Jakarta – Harga emas menguat pada perdagangan Selasa (19/10) pagi. Pukul 07.20 WIB, harga emas untuk pengiriman Desember 2021 di Commodity Exchange ada di US$ 1.766,40 per ons troi, naik 0,04% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 1.765,70.

Harga emas stabil tinggi karena investor mempertimbangkan prospek kenaikan suku bunga menyusul laporan baru bahwa output pabrik di AS turun di tengah hambatan rantai pasokan bahkan ketika kepercayaan perumahan melebihi ekspektasi.

Kategori
Berita Opini

Investor Tunggu Risalah The Fed, Harga Emas Naik 2 Persen

Emas lompat hampir 2 persen menjelang rilis risalah The Fed

Jakarta – Harga emas naik 2 persen dipicu pelemahan dolar dan penurunan imbal hasil treasury AS, di tengah investor yang fokus pada risalah dari pertemuan kebijakan terbaru Federal Reserve (The Fed).

Harga emas di pasar spot naik 1,9 persen mendekati level tertinggi empat minggu di USD 1.793,86 per ounce. Harga emas berjangka AS melonjak 2,1 persen menjadi USD 1.795,60.