Jakarta – Harga emas dipastikan akan kembali menguat pada pekan ini. Hal ini terlihat dari beberapa sentimen bullish yang terjadi di pasar.
Pada Jumat kemarin, harga emas telah mengahiri perdagangan di level tertinggi dalam dua pekan. Selain itu, optimisme pelaku pasar akan membuat harga emas tembus level psikologis di USD1.750 per ounce.
Jakarta – Harga emas berfluktuasi meskipun ada keyakinan investor terhadap kebijakan dovish dari bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed).
Berdasarkan data Bloomberg pada Rabu (17/3/2021) pukul 06.38 WIB, harga emas di pasar spot menguat 0,01 persen atau 0,1 poin ke level US$1.731,5 per troy ounce. Adapun, emas Comex kontrak April 2021 turun 0,05 persen atau 0,8 poin ke level US$1.730,1 per troy ounce.
Jakarta – Harga emas diperkirakan akan menguat secara jangka pandek pada pekan ini. Hal tersebut terimbas dari ditandatanganinya paket stimulus USD 1,9 triliun setara Rp 27.196 triliun. Namun, beberapa analis memperkirakan bahwa stimulus tersebut justru akan mendorong kenaikan pasar saham sehingga menekan harga emas.
Untuk diketahui, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden akhirnya menandatangani bantuan atau stimulus ekonomi senilai USD 1,9 triliun setara Rp 27.196 triliun menjadi undang-undang. Bantuan ini merupakan salah satu yang terbesar dalam sejarah Amerika.
Jakarta – Harga emas batangan keluaran PT Aneka Tambang (Antam) berpotensi cenderung menurun meski stimulus Amerika Serikat (AS) sudah disepakati.
Mengutip laman logammulia.com harga emas Antam, Sabtu (13/2), menurun Rp 3.000 per gram ke Rp 926.000 per gram. Meski turun , level harga tersebut sudah lebih baik dari harga emas Antam di Selasa (9/2) yang anjlok ke level terendah sejak Juni 2020 di Rp 915.000 per gram.
Chicago – Harga emas sedikit melemah pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu, 13 Maret 2021 pagi WIB), menghentikan kenaikan tiga hari berturut-turut. Kondisi itu terjadi setelah kemunduran dolar AS dan penurunan di pasar ekuitas tak mampu mengimbangi tekanan dari kenaikan imbal hasil obligasi Pemerintah AS, namun menguat 1,3 persen untuk minggu ini.
Mengutip Antara, Sabtu, 13 Maret 2021, kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, terkikis USD2,80 atau 0,16 persen menjadi USD1.719,80 per ons. Sehari sebelumnya, Kamis, 11 Maret, emas berjangka naik tipis USD0,8 atau 0,05 persen menjadi USD1.722,60.
Chicago – Emas merosot lagi lebih dari satu persen pada akhir perdagangan Senin (Selasa, 9 Maret 2021 pagi WIB), terperosok ke level terendah sejak April 2020 dan memperpanjang penurunan untuk hari keempat beruntun, tertekan dolar dan imbal hasil obligasi Pemerintah AS yang terus meningkat, mendorong investor membuang logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di Divisi COMEX New York Exchange, anjlok lagi 20,5 dolar AS atau 1,21 persen menjadi ditutup pada 1.678,00 dolar AS per ounce. Akhir pekan lalu, Jumat (5/3/2021), emas berjangka turun 2,2 dolar AS atau 0,13 persen menjadi 1.698,50 dolar AS per ounce.
JAKARTA – Harga emas 24 karat cetakan PT Aneka Tambang anjlok dalam sebulan terakhir. Banderol emas Antam melorot seiring dengan penurunan harga emas dunia.
Berdasarkan data yang dihimpun Bisnis, harga emas Antam pada 30 Januari 2021 untuk ukuran 1 gram dibanderol di level Rp 954.000. Sementara itu hari ini, 28 Februari 2021, emas 24 karat Antam untuk ukuran 1 gram dibanderol Rp 917.000. Dengan demikian, harga emas ukuran 1 gram dalam sebulan terakhir turun Rp 37.000 atau setara 3,8 persen.
Ilustrasi pergerakan harga emas yang jatuh ke bawah level psikologis
Chicago – Harga emas jatuh lebih dari dua persen pada akhir perdagangan Kamis (Jumat, 5 Februari 2021 pagi WIB), terperosok di bawah level psikologis utama 1.800 dolar AS, ketika kenaikan nilai tukar greenback dan imbal hasil (yields) obligasi pemerintah Amerika Serikat mengikis daya tarik emas sebagai aset paling aman.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi COMEX New York Exchange, terjun 43,9 dolar AS atau 2,39 persen menjadi ditutup pada 1.791,20 dolar AS per ounce. Sehari sebelumnya, Rabu (3/2) emas berjangka merangkak naik 1,7 dolar AS atau 0,09 persen menjadi 1.835,10 dolar AS.
JAKARTA – Emas menguat pada akhir perdagangan Senin (Selasa, 19 Januari 2021 pagi WIB), rebound dari penurunan tajam akhir pekan lalu dan mengawali pekan ini dengan sedikit lebih baik setelah mencatat penurunan mingguan kedua berturut-turut, ketika ekspektasi stimulus fiskal tambahan di Amerika Serikat mendukung daya tarik emas sebagai lindung nilai inflasi.
Harga emas berjangka mengalami penguatan pada perdagangan hari ini, Selasa (19/1/2021), meskipun melemah di pasar spot.
JAKARTA – Harga emas masih ditutup menguat jelang Libur Natal seiring dengan pelemahan dolar AS. Koreksi greenback telah meningkatkan minat investor untuk kembali mulai mengumpulkan aset investasi aman itu.
Berdasarkan data Bloomberg, pada penutupan perdagangan Jumat (25/12/2020) pagi WIB, harga emas di pasar spot menguat 0,56 persen atau 10,57 poin ke posisi US$1.883,46 per troy ounce.