Jakarta – Harga emas Antam turun pada perdagangan Selasa (27/4/2021) padahal harga emas dunia naik awal pekan kemarin. Harga emas dunia merupakan acuan utama naik-turunnya harga emas Antam, tetapi ada faktor lain yang membuat pergerakannya terkadang tidak seirama.
Ilustrasi pergerakan harga emas yang terpantau stabil
Jakarta – Harga emas stabil dalam kisaran yang relatif ketat pada hari Senin hingga Selasa (27/4) pagi WIB. Investor menunggu isyarat kebijakan dari pertemuan Federal Reserve (FOMC) pekan ini.
Dilansir dari laman Reuters, harga emas spot naik 0,1% menjadi US$ 1.778,50 per ons troi, setelah mencapai level terendah satu minggu di US$ 1.768,15. Sedangkan, harga emas berjangka AS ditutup 0,13% lebih tinggi pada US$ 1.780,1.
Jakarta – Emas melemah tipis di awal pekan ini. Tapi secara mingguan, harga emas masih tercatat naik. Senin (26/4) pukul 7.06 WIB, harga emas spot berada di US$ 1.776,50 per ons troi. Harga emas ini turun tipis dari US$ 1.777,20 per ons troi di akhir pekan lalu. Dalam sepekan, harga emas masih naik 0,29%.
Jakarta – Harga emas naik 1 persen pada hari Kamis (22/4) pagi didorong oleh penurunan imbal (yield) hasil US Treasury. Dilansir dari Reuters, harga emas spot naik 0,8% menjadi $1.791,51 per ons, setelah sebelumnya mencapai level tertinggi sejak 25 Februari di $1.797,41. Sementara harga emas berjangka AS naik 0,7% menjadi $1.790,40.
Jakarta – Harga emas batangan yang dijual di Pegadaian naik tajam pada perdagangan Senin (19/4/2021), dibandingkan harga Jumat pekan lalu. Pegadaian menjual 3 jenis emas Antam dan emas UBS berbagai ukuran/satuan, mayoritas mengalami penguatan lebih dari 1%.
Melansir data dari situs resmi Pegadaian, emas Antam jenis retro hari ini mengalami kenaikan paling tinggi. Emas Antam retro tersedia mulai satuan 0,5 gram hingga 100 gram, dengan kenaikan di kisaran 1,55% hingga 1,66%.
Jakarta – Harga emas dunia mencapai level tertinggi tujuh minggu pada akhir perdagangan Sabtu, 17/4/2021 pagi WIB, dan membukukan pekan terbaiknya sejak pertengahan Desember 2020. Kenaikan didorong oleh dolar yang lebih lemah dan penurunan tajam dalam imbal hasil obligasi pemerintah AS di sesi sebelumnya.
Mengutip Antara, Sabtu, 17 April 2021, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, terangkat $13,4 atau 0,76 persen menjadi $1.780,20 per ons. Sehari sebelumnya, Jumat, 16 April, emas berjangka melambung $30,5 atau 1,76 persen menjadi $1.766,80.
Jakarta – Harga emas melonjak ke tertinggi lebih dari satu bulan pada akhir perdagangan Kamis (15/4/2021) atau Jumat pagi WIB, rebound dari kerugian sehari sebelumnya.
Mengutip Antara, lonjakan harga emas dipicu imbal hasil obligasi pemerintah AS yang merosot meskipun data ekonomi AS lebih baik dari perkiraan. Hal itu mendorong investor ke logam kuning sebagai perlindungan terhadap kemungkinan inflasi di waktu mendatang.
Jakarta – Harga emas lebih tinggi pada akhir perdagangan Rabu (14/4/2021) pagi WIB, rebound dari kerugian sesi sebelumnya, setelah data yang menunjukkan kenaikan tajam dalam inflasi AS mendukung daya tarik emas sebagai lindung nilai inflasi dan menekan dolar AS lebih rendah.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, melonjak 14,9 dolar AS atau 0,86 persen menjadi ditutup pada 1.747,6 dolar AS per ounce. Sehari sebelumnya, Senin (12/4/2021), emas berjangka anjlok 12,10 dolar AS atau 0,69 persen menjadi 1.732,70 dolar AS.
Jakarta – Harga emas turun untuk hari kedua berturut-turut pada akhir perdagangan Selasa (13/4/2021) pagi WIB. Hal ini disebabkan oleh kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang mengurangi daya tarik emas, sementara investor menunggu data inflasi dan data penjualan ritel Amerika Serikat untuk mengukur kesehatan ekonomi.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, anjlok 12,10 dolar AS atau 0,69 persen menjadi ditutup pada 1.732,70 dolar AS per ounce. Akhir pekan lalu, Jumat (9/4/2021), emas berjangka juga jatuh 13,4 dolar AS atau 0,76 persen menjadi 1.744,80 dolar AS.