
HargaEmas.com – Pasar emas mendapat tambahan kekuatan dari melemahnya Dollar AS pada Selasa 18 Agustus 2020. Hal ini membuat harga emas dunia melambung di atas level $2.000 per ounce, sekaligus membalikkan keadaan dari koreksi tajam pada pekan lalu.

HargaEmas.com – Pasar emas mendapat tambahan kekuatan dari melemahnya Dollar AS pada Selasa 18 Agustus 2020. Hal ini membuat harga emas dunia melambung di atas level $2.000 per ounce, sekaligus membalikkan keadaan dari koreksi tajam pada pekan lalu.

HargaEmas.com – Harga emas dunia terus melanjutkan penguatannya, dan pada Rabu, 5 Agustus 2020 pukul 01.15 dini hari emas berhasil menembus level $2.000 per troy ounce untuk pertama kalinya.
Harga emas di pasar spot bahkan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di level $2.031 sebelum berbalik arah ke level $2.018 pada saat artikel ini ditulis.

HargaEmas.com – Kontrak emas berjangka bulan Agustus sempat diperdagangkan di level tertinggi $1.796 yang merupakan level tertinggi harga emas sejak tahun 2012. Tetapi itu hanya momen sesaat. Setelah itu, harga emas mulai bergerak turun tajam sebelum pembukaan perdagangan di New York semalam (Rabu, 24 Juni). Apa yang terjadi?

HargaEmas.com – Harga emas dunia terpantau bergerak sedikit lebih tinggi pada perdagangan Rabu 24 Juni malam WIB. Pada perdagangan semalam, emas berhasil menyentuh level tertingginya dalam 7,5 tahun yakni $1.796, sebelum bergerak turun sedikit.

HargaEmas.com – Pasar emas mendapatkan tambahan momentum dari data ekonomi yang baru saja dirilis bahwa lebih banyak konsumen di Amerika Serikat yang membeli rumah baru dari yang diperkirakan pada bulan Mei lalu.

HargaEmas.com – Harga emas dunia melonjak pada hari ini dikarenakan kekhawatiran baru akan datangnya gelombang kedua Covid-19 yang memicu tingginya permintaan atas emas sebagai safe haven.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini melaporkan 183.000 kasus baru dalam 24 jam terakhir, suatu peningkatan terbesar untuk kasus baru Covid-19 dalam satu hari.

HargaEmas.com – Diloggarkannya lockdown di banyak negara membuat roda perekonomian kembali berputar. Dan investor berspekulasi bahwa pemulihan ekonomi global bisa lebih cepat dari yang diperkirakan. Mereka beranggapan bahwa hal yang terburuk sudah lewat, dan ini saatnya ekonomi bangkit kembali. Oleh karena itu, investor mulai berani untuk mengalihkan dananya dari aset yang aman seperti emas ke aset yang lebih beresiko seperti saham.

HargaEmas.com – Bursa saham di Amerika Serikat melalukan reli pada perdagangan Rabu waktu Indonesia (3/6/2020). Dan reli bukan hanya terjadi di bursa AS saja, bursa-bursa di Eropa dan Asia termasuk Indonesia juga kompak melakukan reli sejak awal pekan ini. Akibatnya, investor beramai-ramai mengalihkan asetnya dari emas ke saham karena saat ini saham memberikan imbal hasil yang lebih tinggi dibanding emas.