Kategori
Berita

Harga Emas Terkoreksi, Terseret Sinyal Tapering The Fed

Isu tapering terus menghantui pergerakan harga emas

JAKARTA – Harga emas terkoreksi pada perdagangan Kamis (23/9) pagi. Pukul 07.10 WIB, harga emas untuk pengiriman Desember 2021 di Commodity Exchange ada di US$ 1.767,50 per ons troi, turun 0,63% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 1.778,80 per ons troi.

Penurunan harga emas dipicu oleh rebound dolar setelah Gubernur The Fed Jerome Powell mengatakan bank sentral dapat mulai mengurangi pembelian aset segera setelah November dan menyelesaikan prosesnya pada pertengahan 2022.

Kategori
Berita

Harga Emas Naik Tipis Menanti Pertemuan Bank Sentral AS

Pertemuan FOMC pekan depan akan menentukan arah pergerakan harga emas

JAKARTA – Harga emas mendapatkan kepercayaan kembali pada hari Jumat setelah penurunan hampir 3 persen di sesi terakhir. Tetapi dolar AS yang kuat menjaga harga emas tetap di jalur untuk penurunan mingguan dengan fokus masih pada pertemuan Federal Reserve AS yang akan datang.

Dikutip dari CNBC, Sabtu (18/9/2021), harga emas di pasar spot naik 0,7 persen menjadi USD 1.765,73 per ounce pada 0925 GMT. Sementara harga emas berjangka AS naik 0,6 persen menjadi USD 1.766,30.

Kategori
Berita

Harga Emas Terangkat Sedikit Dipicu Permintaan

Permintaan atas emas meningkat

JAKARTAHarga emas dunia sedikit naik di mana permintaan logam mulia memanfaatkan penurunan harga sebelumnya untuk melakukan bargain hunting.

Melansir laman Kitco, Jumat (27/8/2021), harga emas berjangka Oktober terakhir naik USD 3,50 menjadi USD 1.792,30 per ounce. Sementara harga perak patokan September turun USD 0,21 menjadi USD 23.565 per ounce.

Kategori
Berita Opini

Ramalan Harga Emas Pekan Depan: Masih Ngeri!

Kemungkinan penurunan harga emas lebih besar

JAKARTA – Harga emas dunia naik tipis pada perdagangan pekan ini. Bagaimana prospek harga sang logam mulia ke depannya?

Sepanjang pekan ini, harga emas dunia di pasar spot naik 0,09% secara point-to-point. Mengawali pekan di level US$ 1.779,15/troy ons, emas ditutup di posisi US$ 1.780,87/troy ons.

Kategori
Berita

Emas Dunia Kinclong di Tengah Melemahnya Data Ekonomi

Rilis data ekonomi AS yang lemah mendorong harga emas naik lebih tinggi

JAKARTA – Harga emas berjangka di bursa Comex, divisi bursa New York Mercantile meningkat pada akhir perdagangan Selasa (17/8) pagi WIB, menyusul reaksi para investor terhadap melemahnya data ekonomi.

Mengutip Antara, Selasa, 17 Agustus 2021, kontrak emas teraktif untuk pengiriman Desember meningkat USD11,6 atau 0,65 persen menjadi USD1.789,8 per ons.

Kategori
Berita

Harga Emas Dunia Masih Bertahan di Atas $1.750

Emas hari ini berhasil bertahan di atas level $1.750

JAKARTA – Harga emas dunia bertahan sedikit di atas level kunci USD 1.750. Pemicunya ekspektasi jika penurunan awal pembelian aset Federal Reserve mereda, mengimbangi penguatan Dolar dan imbal hasil .

Melansir laman Reuters, harga emas di pasar spot stabil di posisi USD 1.750,91 per ons. Adapun emas berjangka AS ditutup turun 0,1 persen ke level USD 1.751,80.

Kategori
Berita

Harga Emas Dunia Sedikit Menguat di Tengah Pelemahan Dolar AS

Ilustrasi emas

Jakarta – Harga emas dunia kembali menguat karena dolar AS yang melemah sehingga membantu memulihkan daya tarik logam tersebut.

Mengutip CNBC, Selasa (22/6/2021) harga emas di pasar spot melonjak 1,1 persen menjadi 1.782,83 dolar AS per ounce, sementara emas berjangka Amerika Serikat ditutup naik 0,8 persen menjadi 1.782,90 dolar AS per ounce.

Kategori
Berita Opini

Emas Bingung Tentukan Arah Tujuan

Foto: Issei Kato / Reuters

Jakarta – Harga emas dunia akan cenderung terkonsolidasi di level saat ini setelah berhasil tembus US$ 1.900/troy ons. Sepanjang tahun berjalan harga emas sudah tercatat naik meskipun masih sangat tipis.

Pada perdagangan Kamis (3/6/2021) waktu Asia, harga emas dunia melemah 0,06% ke US$ 1.906,8/troy ons. Sudah lima hari terakhir ini harga emas konsisten di atas US$ 1.900/troy ons.

Kategori
Berita

Emas Dunia Pamer Kemilau saat Imbal Hasil Obligasi AS Turun

Ilustrasi. Foto: AFP

Chicago – Harga emas bergerak lebih tinggi pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB), berbalik menguat dari akhir pekan lalu. Dolar dan imbal hasil obligasi Pemerintah AS yang lebih rendah mendukung daya tariknya, sementara investor menunggu data minggu ini yang akan membantu mereka menilai laju pemulihan ekonomi di Amerika Serikat.

Kategori
Berita

Aksi Ambil Untung Gerus Kemilau Emas Dunia

Ilustrasi. Foto: AFP

Chicago – Harga emas berjangka di divisi Comex di New York Mercantile Exchange jatuh pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB). Pelemahan terjadi karena para investor melakukan aksi ambil untung setelah emas melonjak selama enam sesi berturut-turut.

Mengutip Xinhua, Sabtu, 22 Mei 2021, kontrak emas teraktif untuk pengiriman Juni turun sebanyak USD5,2 atau 0,28 persen menjadi USD1.876,7 per ons. Kendati demikian, harga emas melesat sebanyak 2,1 persen selama seminggu.