Kategori
Berita

Balik Arah, Harga Emas Dunia Melonjak

Emas batangan 999

Chicago – Harga emas dunia melonjak pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat atau Kamis WIB. Pesona emas dunia kembali bangkit dari penurunan tajam dua hari beruntun sebelumnya menjadi di atas level psikologis USD1.700 per ons.

Mengutip Antara, Kamis, 1 April 2021, kenaikan harga emas terjadi setelah penurunan kurs dolar AS dan imbal hasil obligasi Pemerintah Amerika Serikat dari tertinggi baru-baru ini. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, melonjak USD29,6 atau 1,76 persen menjadi USD1.715,60 per ons.

Kategori
Berita

Harga Emas Anjlok ke $1.685, Turun 11% Sejak Awal Tahun

Harga emas anjlok 11 persen sejak Januari 2021 (Foto: Reuters)

Jakarta – Harga emas sulit bangkit setelah tumbang ke bawah level US$ 1.700 pada perdagangan kemarin. Di hari terakhir kuartal pertama 2020, harga emas cenderung melemah.

Pada Rabu (31/3) harga emas spot berada di US$ 1.685,33 per ons troi. Harga emas ini naik tipis dari harga penutupan perdagangan kemarin pada US$ 1.685,20 per ons troi. Dalam tiga hari, harga emas spot mengakumulasi penurunan 2,72% sejak akhir pekan lalu.

Kategori
Berita

Harga Emas Turun Lagi ke US$ 1.711 pada Selasa (30/3) Pagi

Dalam dua hari ini harga emas sudah turun lebih dari 1 persen

Jakarta – Harga emas turun lagi setelah kemarin merosot tajam. Pada Selasa (30/3) pukul 06.55 WIB, harga emas spot berada di US$ 1.711,81 per ons troi.

Harga emas ini melemah tipis 0,02% jika dibandingkan dengan harga penutupan perdagangan kemarin. Tapi, dalam dua hari harga emas merosot 1,19% dari posisi US$ 1.732,52 per ons troi.

Kategori
Berita

Harga Emas Turun Lagi Nih, Minat Borong?

Foto: Dok spesial

Jakarta – Harga emas dunia masih saja turun. Tren penguatan mata uang Dolar Amerika Serikat pun menekan harga sang logam mulia. Sepekan ini, harga emas di pasar spot turun 0,71% secara point-to-point. Harga bertahan di kisaran US$ 1.700/troy ons.

Sepanjang 2021, emas sudah anjlok 8,65 persen. Jauh memburuk dibandingkan tahun lalu di mana harga naik lebih dari 25%. Koreksi harga emas tidak lepas dari keperkasaan dolar AS.

Kategori
Berita

Harga Emas Masih Tertekan Kenaikan Imbal Hasil dan Dolar AS

Harga emas turun akibat kenaikan Dolar AS dan imbal hasil obligasi

Jakarta – Harga emas jatuh pada akhir perdagangan Jumat (26/3/2021) pagi waktu Indonesia, berbalik melemah dari kenaikan sesi sebelumnya. Hal ini diakibatkan oleh kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan penguatan dolar AS ke level tertinggi empat bulan, sehingga merusak daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Kontrak emas untuk pengiriman April 2021 di divisi COMEX New York Exchange tergelincir $8,1 (-0,47%), dan ditutup di level $1.725,10 per ounce. Sehari sebelumnya, emas berjangka berada di level $1.733,20.

Kategori
Berita

Investor Beralih ke Pasar Saham, Kilau Emas Meredup

Kilau emas meredup

Jakarta – Harga emas tergelincir pada akhir perdagangan Selasa pagi waktu Jakarta (23/3/2021), setelah mencatat kenaikan dua hari berturut-turut.

Kondisi ini dipicu oleh kenaikan Wall Street memperburuk daya tarik logam kuning. Meskipun tertekan oleh Wall Street, penurunan harga bisa dibatasi oleh dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS.

Kategori
Berita

Harga Emas Naik Tipis Seiring Pelemahan Dolar AS

Emas batangan UBS 1 kilogram diperlihatkan kepada publik

Jakarta – Harga emas naik pada perdagangan Sabtu (20/3/2021) pagi waktu Jakarta, dan berada di jalur untuk kenaikan mingguan kedua karena imbal hasil Treasury AS merosot dan dolar melemah usai berada di level tertinggi.

Dikutip dari CNBC, harga emas di pasar spot naik 0,3 persen menjadi USD 1.742,14 per ounce dan naik 0,9 persen sepanjang minggu ini. Sedangkan harga emas berjangka AS ditutup naik 0,5 persen menjadi USD 1.741,70.

Kategori
Berita

Imbal Hasil Obligasi AS Kembali Naik, Harga Emas Dunia Tergerus

Foto: Koin emas dan emas batangan

Chicago – Harga emas sedikit melemah pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu, 13 Maret 2021 pagi WIB), menghentikan kenaikan tiga hari berturut-turut. Kondisi itu terjadi setelah kemunduran dolar AS dan penurunan di pasar ekuitas tak mampu mengimbangi tekanan dari kenaikan imbal hasil obligasi Pemerintah AS, namun menguat 1,3 persen untuk minggu ini.

Mengutip Antara, Sabtu, 13 Maret 2021, kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, terkikis USD2,80 atau 0,16 persen menjadi USD1.719,80 per ons. Sehari sebelumnya, Kamis, 11 Maret, emas berjangka naik tipis USD0,8 atau 0,05 persen menjadi USD1.722,60.

Kategori
Berita

Hore! Emas Naik Tembus 1.700 Dolar

Ilustrasi emas dalam bentuk koin dan batangan

Chicago – Harga emas berjangka melonjak lebih dari dua persen pada akhir perdagangan Selasa (Rabu, 10 Maret pagi WIB), melakukan pemulihan yang kuat dari level terendah sembilan bulan, didukung penurunan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS dan kurs dolar yang melemah.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi COMEX New York Exchange, melonjak 38,9 dolar AS atau 2,32 persen menjadi ditutup pada 1.716,90 dolar AS per ounce. Sehari sebelumnya, Selasa (8/3/2021), emas berjangka anjlok 20,5 dolar AS atau 1,21 persen menjadi 1.678,00 dolar AS.

Kategori
Berita

Harga Emas Bertahan di Level $1.700, Dolar AS Kian Menguat

Ilustrasi berbagai ukuran emas batangan

Jakarta – Harga emas jatuh ke level terendah dalam sembilan bulan pada hari Jumat (5/3) setelah rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang lebih baik dari perkiraan. Hal ini mendukung dolar dan menempatkan emas pada jalur penurunan mingguan ketiga berturut-turut.

Melansir Reuters, harga emas spot turun 0,13% dan ditutup pada akhir perdagangan Sabtu (6/3) pagi WIB di level $1.700,06 setelah jatuh ke level terendah sejak 8 Juni di US$ 1.686,40 dalam sesi tersebut. Selama pekan ini, emas telah jatuh hampir 2 persen.