Kategori
Berita

Harga Emas Dunia Akhirnya Nyungsep ke Bawah $1.700

Ilustrasi harga emas turun

Jakarta – Harga emas merosot ke level terendah dalam 9 bulan tertekan penguatan Dolar dan imbal hasil treasury AS. Harga logam mulia susut setelah Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell mengisyaratkan tidak ada langkah segera untuk mengatasi lonjakan imbal hasil obligasi.

Melansir laman CNBC, Jumat (5/3/2021), harga emas di pasar spot turun 0,9 persen menjadi USD 1.695,26 per ounce, jatuh di bawah level USD 1.700 untuk pertama kalinya sejak Juni 2020. Adapun emas berjangka AS turun 0,9 persen pada USD 1.700,7.

Kategori
Berita

Awas! Harga Emas Terus Turun Mendekati Level $1.700

Ilustrasi harga emas yang bergantung pada dolar AS

Chicago – Harga emas jatuh pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat atau Kamis, 4 Maret 2021 pagi WIB, berbalik melemah dari kenaikan sehari sebelumnya, kembali berada di bawah tingkat psikologis 1.725 dolar AS dan penutupan terendah sejak 8 Juni 2020, karena kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan greenback yang lebih kuat memukul daya tarik logam mulia.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi COMEX New York Exchange, terpangkas 17,8 dolar AS atau 1,03 persen menjadi ditutup pada 1.715,80 dolar AS per ounce. Sehari sebelumnya, Selasa (2/3/2021), emas berjangka terangkat 10,6 dolar AS atau 0,62 persen menjadi 1.733,60 dolar AS per ounce.

Kategori
Berita

Harga Emas Rebound $10, Dolar AS dan Imbal Hasil Tergelincir

Ilustrasi pergerakan harga emas

Chicago – Harga emas menguat pada akhir perdagangan Selasa (Rabu, 3 Maret 2021 pagi WIB), rebound dari penurunan lima hari berturut-turut yang diyakini telah mengalami oversold, serta mundurnya dolar dan imbal hasil obligasi pemerintah AS mengangkat permintaan terhadap logam safe-haven.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi COMEX New York Exchange, terangkat 10,6 dolar AS atau 0,62 persen menjadi ditutup pada 1.733,60 dolar AS per ounce. Sehari sebelumnya, Senin (1/3), emas berjangka terpangkas 5,8 dolar AS atau 0,34 persen menjadi 1.723,00 dolar AS.

Kategori
Berita

Imbal Hasil Treasury AS Masih Tinggi, Kilau Emas Tetap Redup

Ilustrasi emas batangan

JAKARTA – Harga emas mengupas beberapa penurunan setelah merosot lebih dari 1 persen sebelumnya pada hari Rabu (24/2), dibantu oleh komentar dovish dari Gubernur Federal Reserve Jerome Powell.

Tetapi emas batangan berjuang untuk bangkit karena kenaikan imbal hasil (yield) Treasury AS mengurangi daya pikatnya sebagai lindung nilai inflasi.

Kategori
Berita

Harga Emas Turun Tipis Setelah Komentar dari Chairman The Fed

Ilustrasi emas batangan

JAKARTA – Harga emas turun tipis dalam perdagangan berombak hari Selasa (23/2). Dolar Amerika Serikat pulih dari penurunan sesaat setelah komentar dari Gubernur Federal Reserve AS Jerome Powell yang mengatakan pemulihan ekonomi “tidak merata dan jauh dari selesai”.

Melansir Reuters, harga emas spot turun 0,3% menjadi US$ 1.803,62 per ons troi. Sedangkan, harga emas berjangka AS turun 0,1% menjadi US$ 1.805.90.

Kategori
Berita

Hore! Harga Emas Kembali Berada di Atas Level 1.800 Dolar

Ilustrasi pergerakan harga emas naik

Chicago – Emas terangkat hampir 1,75 persen pada akhir perdagangan Senin (Selasa, 23 Februari 2021 pagi WIB), mencatat keuntungan untuk hari ketiga berturut-turut ketika ekspektasi kenaikan inflasi memicu kekhawatiran valuasi ekuitas dan mendorong investor menuju logam safe-haven, sementara dolar AS yang lebih lemah memberikan dukungan lebih lanjut.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman pada bulan April di divisi COMEX New York Exchange, melonjak 31 dolar AS atau 1,74 persen menjadi ditutup pada 1.808,40 dolar AS per ounce. Akhir pekan lalu, Jumat (19/2/2021), emas berjangka menguat 2,4 dolar AS atau 0,14 persen menjadi pada 1.777,40 dolar AS.

Kategori
Berita

Hore! Harga Emas Naik Lagi, Terdongkrak Pelemahan Dolar AS

Ilustrasi tumpukan emas batangan

JAKARTA – Harga emas sedikit menguat pada akhir perdagangan Jumat atau Sabtu pagi waktu Jakarta (20/2/2021). Harga merangkak naik untuk hari kedua berturut-turut setelah jatuh empat hari beruntun didorong pelemahan dolar AS.

Namun kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS menahan keuntungan lebih lanjut logam mulia. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi COMEX New York Exchange, terangkat US$2,4 atau 0,14 persen menjadi ditutup pada US$1.777,40 per ounce. Sehari sebelumnya, Kamis (18/2/2021), emas berjangka naik US$2,2 dolar AS atau 0,12 persen menjadi US$1.775,00.

Kategori
Berita Opini

Nasib Emas: Tragis, Dulu Dipuja Kini Dicuekin

Emas batangan 1 kilo

Jakarta – Tahun 2020 menjadi masa kejayaan emas. Harga logam mulia tersebut naik 25%. Namun di tahun 2021 yang baru berjalan dua bulan, harga emas malah terpelanting. Apa yang menyebabkan harga emas drop 6% lebih tahun ini? Masihkah emas menjadi aset yang menarik?

Level US$ 1.950/troy ons menjadi resisten kuat bagi bullion. Di tahun 2021 ini, emas tercatat hanya satu kali berada mendekati level tersebut, yakni pada 5 Januari lalu. Setelah itu emas cenderung terkoreksi.

Kategori
Berita

Emas Jatuh Lagi 26 Dolar, Terseret Kenaikan Imbal Hasil dan Dolar

Ilustrasi emas batangan

Chicago – Emas tergelincir lagi pada akhir perdagangan Rabu (Kamis, 18 Februari 2021 pagi WIB), memperpanjang penurunannya untuk hari keempat berturut-turut, karena ekspektasi untuk pemulihan ekonomi mengangkat dolar lebih kuat dan imbal hasil (yields) acuan obligasi pemerintah AS lebih tinggi.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi COMEX New York Exchange, terpuruk lagi 26,2 dolar AS atau 1,46 persen menjadi ditutup pada 1.772,80 dolar AS per ounce. Sehari sebelumnya, Selasa (16/2/2021), emas berjangka anjlok 24,2 dolar AS atau 1,33 persen menjadi 1.799,00 dolar AS.

Kategori
Berita

Harga Emas Jatuh Tersengat Penguatan Dolar AS

Berbagai bentuk dan ukuran emas batangan

JAKARTAHarga emas merosot lagi pada akhir perdagangan Jumat waktu Amerika Serikat atau Sabtu, 13 Februari 2021 pagi WIB.

Hal ini memperpanjang penurunan untuk hari kedua berturut-turut, tertekan penguatan dolar dan investor melanjutkan aksi jual mereka setelah kenaikan empat hari beruntun menjelang liburan akhir pekan tiga hari dengan Hari Presiden di AS jatuh pada Senin (15/2/2021).