
JAKARTA – Harga emas terus mencatatkan penurunan dan meninggalkan level US$1.800 per troy ounce. Kejelasan vaksin virus corona dan transisi kekuasaan di AS menjadi sejumlah pemicu utama pelemahan harga logam mulia.
Dilansir dari Bloomberg pada Minggu (29/11/2020), harga emas menuju penurunan mingguan ketiga, setelah turun 13 persen dari rekor tertingginya pada Agustus. Harga emas juga menunjukkan tren pelemahan sepanjang periode 23 November hingga 27 November.








