
Jakarta – Harga emas menguat pada akhir perdagangan Selasa (26/10) pagi WIB, berhasil menembus level psikologis 1.800 dolar AS, karena penurunan imbal hasil obligasi AS dan berlanjutnya kekhawatiran tentang inflasi mengangkat aset-aset safe-haven menjelang pertemuan bank-bank sentral utama minggu ini.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, bertambah 10,5 dolar AS atau 0,58 persen, menjadi ditutup pada 1.806,80 dolar AS per ounce. Ini adalah penyelesaian tertinggi emas dalam hampir enam minggu.








