Kategori
Berita Opini

Emas Bergerak Flat Setelah Data Ekonomi AS Negatif

Jakarta – Emas sedikit menguat pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat atau Kamis (2/6) pagi WIB, berbalik menguat akibat dampak dari rilis data ekonomi AS yang negatif. Namun penguatan dolar dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS membatasi kenaikan logam kuning ini.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus naik tipis sebesar $0,3 (+0,02%) menjadi ditutup pada $1.848,70 per ounce.

Kategori
Berita Opini

Harga Emas Naik Menjelang Akhir Pekan

Emas batangan Antam pecahan 10 gram

JakartaHarga emas terpantau menguat menjelang akhir pekan. Meski menguat, pergerakan harga emas pekan ini cenderung mendatar. Pada Jumat (27/5) pukul 06:45 WIB, harga emas spot berada di $1.852,33 per ons troi atau menguat +0,09% ketimbang posisi kemarin dan naik +0,31% ketimbang pekan sebelumnya.

Kategori
Berita Opini

Harga Emas Menguat Usai The Fed Naikkan Suku Bunga

Ilustrasi harga emas yang melambung setelah The Fed umumkan kenaikan suku bunga

Jakarta – Emas menguat karena dolar AS dan imbal hasil US Treasury tergelincir setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengumumkan kenaikan suku bunga sesuai yang diharapkan.

Rabu (4/5) waktu setempat, harga emas spot ditutup menguat 0,7% ke level $1.881,22 per ons troi, memperpanjang sedikit kenaikan yang dibuat segera setelah pengumuman kenaikan suku bunga.

Kategori
Berita Opini

Harga Emas Naik Usai Laporan PDB AS yang Mengecewakan

Pegawai sedang menyusun emas batangan di toko emas

JakartaHarga emas sedikit menguat dari penurunan sesi sebelumnya pada akhir perdagangan Jumat (29/4) pagi WIB. Hanya saja emas masih bercokol di bawah level psikologis $1.900, setelah laporan produk domestik bruto (PDB) AS kuartal pertama tahun ini mengecewakan.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni terangkat $2,6 (+0,14%) menjadi ditutup pada $1.891,3 per ounce. Sebagai informasi, emas merosot $15,4 (-0,81%) menjadi $1.888,70 sehari sebelumnya (28/4).

Kategori
Berita Opini

Emas Menguat Dipicu Prospek Inflasi Tinggi dan Sanksi ke Rusia

Semakin banyaknya sanksi terhadap Rusia menjadi pertanda baik bagi emas

JakartaHarga Emas menguat pada akhir perdagangan Selasa (5/4) pagi WIB karena investor mencari aset-aset aman di tengah prospek negara-negara Barat akan memberlakukan lebih banyak sanksi terhadap Rusia atas invasinya ke Ukraina dan kemungkinan inflasi lebih tinggi, meskipun kenaikan dolar dan imbal hasil obligasi pemerintah AS membatasi keuntungan.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, terangkat $10,3 (+0,54%) di level $1.934,00 per ounce. Sementara emas berjangka anjlok $30,3 (-1,55%) menjadi $1.923,70 pada Jumat (1/4/2022) dan merosot 1,8 persen untuk minggu lalu.

Kategori
Berita Opini

Emas Naik $12 Setelah Perundingan Rusia-Ukraina Minim Kemajuan

Harga emas naik 12 dolar dan bertahan di atas 2.000 dolar AS

JAKARTA – Emas menguat sedikit di atas level psikologis 2.000 dolar AS pada akhir perdagangan Jumat (11/3) pagi, bangkit dari penurunan tajam sesi sebelumnya, karena daya tarik safe-haven emas didukung oleh kurangnya kemajuan dalam perundingan antara Rusia dan Ukraina dan data inflasi AS yang lebih tinggi.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, terdongkrak $12,2 (+0,61%) dan ditutup di $2.000,40 per ounce.

Kategori
Berita Opini

Emas Tembus 2.000 Dolar

Harga emas ditutup di atas 2.000 dolar untuk pertama kalinya sejak Agustus 2020

Jakarta – Emas memperpanjang reli menembus level psikologis 2.000 dolar pada akhir perdagangan Rabu (9/3) pagi WIB, setelah investor memborong logam mulia di tengah meningkatnya kekhawatiran seputar krisis Rusia-Ukraina, dengan AS dan Inggris mengatakan mereka akan melarang minyak dari Moskow dan meningkatnya risiko inflasi.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange melonjak $47,4 (2,37%) menjadi ditutup pada $2.043,30 per ounce. Emas menetap di atas angka 2.000 dolar untuk pertama kalinya sejak Agustus 2020. Akan tetapi, angka penutupan ini masih berada di bawah rekor tertinggi 2.069,40 dolar pada 6 Agustus 2020.

Kategori
Berita Opini

Wadidaw! Harga Emas Mendekati Level Psikologis $2.000

Permintaan atas emas sebagai safe haven terus naik di tengah perang Rusia dan Ukraina

JAKARTAHarga Emas melonjak lagi di dekat level psikologis 2.000 dolar AS pada akhir perdagangan Selasa (8/3) pagi WIB, karena kian meningkatnya agresi Rusia di Ukraina meningkatkan risiko geopolitik yang mendorong permintaan safe-haven terhadap emas.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, terdongkrak $29,3 atau 1,49 persen dan ditutup di level $1.995,90 per ounce. Ini merupakan harga penutupan emas tertinggi sejak pertengahan Agustus 2020.

Kategori
Berita Opini

Krisis Ukraina Dorong Emas Terbang 43 Dolar

Emas terbang 43 dolar akibat krisis di Ukraina

JakartaHarga emas kembali melonjak pada akhir perdagangan Rabu (2/3) pagi WIB, ketika sanksi Barat terhadap Rusia atas invasinya ke Ukraina kian meluas meningkatkan kekhawatiran atas dampaknya terhadap perekonomian yang kian memburuk sehingga mendorong permintaan atas aset safe-haven emas.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, melonjak 43,1 dolar AS atau 2,27 persen, menjadi ditutup pada 1.943,80 dolar AS per ounce. Ini merupakan angka penutupan tertinggi dalam 13 bulan sejak 5 Januari 2021, menurut data FactSet.

Kategori
Berita Opini

Breaking News: Harga Emas Tembus 1.900 Dolar!

Harga emas berhasil menembus 1.900 dolar yang merupakan level tertinggi dalam delapan bulan

JakartaHarga Emas melonjak mencapai tertinggi delapan bulan di atas 1.900 dolar AS pada akhir perdagangan Jumat (18/2) pagi WIB, karena investor menumpuk ke logam kuning dan aset safe-haven lainnya di tengah meningkatnya ketegangan atas konflik Rusia-Ukraina, setelah Presiden AS mengatakan ada indikasi Rusia berencana untuk menyerang Ukraina.