Kategori
Berita

Harga Emas Berhasil Reversal, Naik 0,84 Persen

Emas batangan (ilustrasi)

JakartaHarga emas berhasil membalikan arah (reversal) pada akhir perdagangan Senin (Selasa, 12 Januari pagi WIB), melonjak US$ 15,4 per ounce atau 0,84 persen, setelah anjlok lebih dari 4 persen pekan lalu.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi COMEX New York Exchange ditutup pada 1.850,80 per ounce, atau naik 0,84 persen. Akhir pekan lalu, Jumat (8/1/2021), emas berjangka ambles US$ 78,2 atau 4,09 persen di level US$ 1.835,40 per ounce.

Kategori
Berita Opini

Turun Terus, Harga Emas Diprediksi di Bawah $1.800 Pekan Ini

Ilustrasi emas batangan 24 karat

Jakarta – Harga emas pada pekan ini diprediksi akan berada di bawah $1.800 per troy ounce. “Saya ingin melihat emas bertahan di sekitar $1.850. Akan tetapi, semua orang sepertinya sedang fokus ke level terendah bulan November 2020 yaitu $1.770. Saya akan kaget jika melihat harga emas nanti tembus ke bawah $1.800,” kata analis pasar OANDA, Edward Moya, seperti dikutip dari Kitco pada Senin (11/1/2020). “Anda akan melihat bahwa pada akhirnya harga emas akan stabil.”

Kategori
Berita

Harga Emas Diprediksi Kembali Melemah Minggu Ini

Foto emas batangan produksi Royal Mint

JakartaHarga emas turun 4 persen seminggu kemarin. Investor lebih memilih menjual emas untuk kemudian beralih ke Treasury AS yang menawarkan imbal hasil lebih tinggi dan penguatan dolar AS.

Meskipun sudah melemah cukup tajam, namun sejumlah analis memperkirakan tren penurunan harga emas masih berlanjut minggu ini.

Kategori
Berita

Harga Emas Turun 4 Persen, Terburuk Sejak November 2020

Ilustrasi harga emas turun

Jakarta – Harga emas merosot lebih dari 4 persen pada perdagangan Sabtu 9 Januari 2021 pagi waktu Jakarta, dan diikuti oleh perak dengan penurunan hampir 10 persen karena prospek transisi kekuasaan yang mulus di Washington, Amerika Serikat (AS) dan lonjakan imbal hasil Treasury AS menghantam kompleks yang berharga itu.

Dikutip dari CNBC, Sabtu (9/1/2021), harga emas di pasar spot sempat turun menjadi USD 1.828,36, di mana penurunan terakhir sebesar 3,6 persen pada USD level 1.843,06 per ounce. Penurunan harga emas ini menjadi minggu terburuk sejak November 2020.

Kategori
Berita

Emas Naik Tipis Terganjal Penguatan Dolar dan Imbal Hasil Obligasi AS

Komoditas emas rebound dari penurunan tajam kemarin

CHICAGO – Emas berjangka sedikit lebih tinggi pada akhir perdagangan Jumat (8/1/2021) pagi WIB, rebound dari penurunan tajam sehari sebelumnya, setelah kenaikannya didukung prospek stimulus fiskal lebih lanjut di bawah pemerintahan Demokrat terganjal oleh dolar AS yang lebih kuat dan imbal hasil obligasi AS yang lebih tinggi.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi COMEX New York Exchange, menguat 5,00 dolar AS atau 0,26 persen menjadi ditutup pada 1.913,60 dolar AS per ounce. Sehari sebelumnya, Rabu (6/1/2021), emas berjangka anjlok 45,8 dolar AS atau 2,34 persen menjadi 1.908,60 dolar AS per ounce.

Kategori
Opini

Menakar Potensi Cuan Investasi di 2021: Mulai dari SBN, Emas hingga Properti

Ilustrasi investasi emas dan properti

JAKARTA – The Development Bank of Singapore atau DBS Bank melihat adanya perkembangan positif terhadap investasi pada tahun 2021 ini. Chief Investment Officer DBS Bank Hou Wey Fook menuturkan perkembangan vaksin memberikan harapan bahwa ekonomi global dapat kembali pulih.

Menurut Fook, hal ini terlihat dengan adanya pemulihan dalam pendapatan korporasi, kebijakan stimulus fiskal, serta suku bunga riil yang negatif dapat mendukung pemulihan perekonomian.

Kategori
Berita Opini

Tahan dari Krisis, Investasi Emas Masih Menjanjikan di Tahun Depan

Investasi emas dapat berupa emas batangan dan emas perhiasan

JAKARTA – Jaman dulu jauh sebelum manusia mengenal saham, obligasi dan reksadana, emas sudah lama digunakan sebagai sarana investasi dan menyimpan kekayaan. Emas menjadi aset favorit bagi masyarakat karena nilainya cenderung terus meningkat.

Dalam dunia investasi, emas dikenal sebagai aset safe haven, yaitu aset yang tidak berkaitan atau memiliki hubungan negatif dengan aset atau portofolio investasi lain.

Kategori
Berita Opini

Bitcoin Melejit, Begini Proyeksi Goldman Sachs akan Nilai Emas

Ilustrasi bitcoin dan emas yang diyakini dapat hidup berdampingan

JAKARTA – Lembaga keuangan global Goldman Sachs Group Inc. menyatakan Bitcoin dan komoditas emas dapat berjalan berdampingan. Keduanya juga diyakini tidak akan menjatuhkan satu sama lain.

Goldman mengatakan mengatakan mata uang digital terbesar tersebut mungkin mengurangi beberapa permintaan atas emas. Namun, posisi logam mulia dan aset safe haven tersebut masih akan bertahan.

Kategori
Opini

Emas vs Berlian, Pilih Mana?

Emas vs berlian

Emas dan berlian merupakan logam mulia yang banyak digemari bukan hanya sebagai perhiasan tapi juga sebagai instrumen investasi. Selain karena harga yang terbilang cukup stabil, bentuk fisik yang dimiliki emas dan berlian dinilai lebih minim resiko jika dibandingkan dengan investasi saham. Terlebih lagi apabila sedang terjadi pergolakan harga pasar dan situasi politik dunia.