
Jakarta – Harga emas berjangka terjungkal pada akhir perdagangan Jumat pagi (18/6/2021), karena investor mempercepat aksi jual mereka sehari setelah membukukan keuntungan moderat, terseret oleh mengguatnya dolar setelah Federal Reserve memberikan nada hawkish pada strategi moneternya.
Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange, terjun US$86,6 atau 4,65 persen, menjadi ditutup pada US$1.774,80 per ounce. Sehari sebelumnya, Rabu (16/6/2021) emas berjangka naik US$5 atau 0,27 persen menjadi US$1.861,40.








