
Jakarta – Emas memperpanjang reli menembus level psikologis 2.000 dolar pada akhir perdagangan Rabu (9/3) pagi WIB, setelah investor memborong logam mulia di tengah meningkatnya kekhawatiran seputar krisis Rusia-Ukraina, dengan AS dan Inggris mengatakan mereka akan melarang minyak dari Moskow dan meningkatnya risiko inflasi.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange melonjak $47,4 (2,37%) menjadi ditutup pada $2.043,30 per ounce. Emas menetap di atas angka 2.000 dolar untuk pertama kalinya sejak Agustus 2020. Akan tetapi, angka penutupan ini masih berada di bawah rekor tertinggi 2.069,40 dolar pada 6 Agustus 2020.








