
Jakarta – Harga emas bergerak mendatar cenderung ke teritori negatif pada Selasa (3/5/2022), setelah mencapai level terendah dalam 2 bulan. Hal ini terkait rencana kenaikan suku bunga yang lebih agresif dari bank sentral Amerika Serikat yang telah mendorong dolar dan imbal hasil obligasi AS. Kondisi ini meningkatkan biaya peluang memegang emas.
Harga emas di pasar spot mendatar $1.863 per ons setelah menyentuh level terendah sejak 16 Februari pada $1.849,90 di hari sebelumnya. Sementara itu, harga emas berjangka AS turun 0,2% di level $1.860,50 per ons.








