Kategori
Berita

Menguat, Harga Emas Dekati Level $1.800

Harga emas naik mendekati level resisten $1.800

Chicago – Emas dijual lebih tinggi pada perdagangan Senin, karena melemahnya dolar dan turunnya imbal hasil obligasi AS. Harga emas menguat di tengah beragam data tenaga kerja AS yang meredakan kekhawatiran investor tentang pengetatan kebijakan lebih cepat, sehingga membantu logam naik menuju level USD1.800.

Harga emas di Spot gold naik 0,2% pada USD1.790.70 per ounce. Namun masih di bawah level tertinggi di USD1.794,86 pada 18 Juni.

Kategori
Berita Opini

Harga Emas Berpotensi Tembus $1.800 Pekan Ini

Foto imitasi emas batangan Antam (Antara)

Jakarta – Harga emas berpeluang reli signifikan di atas level USD 1.800 per ounce pada pekan ini, setelah rilis hasil rapat kebijakan moneter Juni Bank Sentral AS The Fed.

Salah satu peristiwa besar yang harus diperhatikan pada pekan ini adalah hasil rapat kebijakan moneter The Fed. Pertemuan yang berlangsung pada pertengahan Juni itu disebut memicu aksi jual emas yang signifikan.

Kategori
Berita

Meski Naik, Harga Emas Menuju Level Terburuk dalam 4 Tahun Terakhir

Ilustrasi emas yang harganya jatuh di pasaran

Jakarta – Harga emas naik pada perdagangan Rabu namun menuju penurunan bulanan terbesar sejak November 2016. Hal ini karena investor waspada jelang laporan data pekerjaan AS yang dapat mengintensifkan kekhawatiran atas Bank Sentral Amerika Serikat yang mengurangi pembelian asetnya.

Dikutip dari CNBC, Kamis (1/7/2021), harga emas di pasar spot naik 0,4 persen menjadi USD 1.768,78 per ounce setelah menyentuh level terendah sejak 15 April di USD 1.749,20 per ounce pada perdagangan Selasa. Sedangkan harga emas berjangka AS ditutup naik 0,5 persen pada USD 1.771,60.

Kategori
Berita Opini

Harga Emas Bergerak Tipis Karena Isyarat Beragam dari Pejabat The Fed

Ilustrasi emas batangan

Jakarta – Harga emas menguat tipis setelah kemarin turun. Jumat (25/6) pukul 6.45 WIB, harga emas spot berada di US$ 1.775,45 per ons troi, menguat tipis 0,02% jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan kemarin pada US$ 1.765,17 per ons troi.

Dalam sepekan, harga emas masih menguat 0,64% dari level US$ 1.764,16 per ons troi pada Jumat (18/6) lalu. Harga emas berjangka menguat 0,32% dalam sepekan.

Kategori
Berita

Harga Emas Menuju Penurunan Mingguan Terbesar dalam Setahun

Ilustrasi emas dalam bentuk dadu

Jakarta – Emas diperdagangkan menuju penurunan mingguan terbesar, setelah presiden Federal Reserve regional mengatakan inflasi yang tinggi dapat membuat bank sentral AS memperketat kebijakan moneternya tahun depan.

Presiden Fed St. Louis James Bullard mengatakan mungkin tepat bagi The Fed untuk mulai menaikkan suku bunga tahun depan mengingat perkiraan inflasi di atas target 2 persen bank sentral AS.

Kategori
Berita

Emas Berjangka Jatuh Terseret Penguatan Dolar AS

JakartaHarga emas berjangka terjungkal pada akhir perdagangan Jumat pagi (18/6/2021), karena investor mempercepat aksi jual mereka sehari setelah membukukan keuntungan moderat, terseret oleh mengguatnya dolar setelah Federal Reserve memberikan nada hawkish pada strategi moneternya.

Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange, terjun US$86,6 atau 4,65 persen, menjadi ditutup pada US$1.774,80 per ounce. Sehari sebelumnya, Rabu (16/6/2021) emas berjangka naik US$5 atau 0,27 persen menjadi US$1.861,40.

Kategori
Berita

The Fed Proyeksikan Suku Bunga Naik, Harga Emas Turun 1%

JakartaHarga emas tergelincir lebih dari 1% pada hari Rabu (16/6) waktu setempat atau Kamis (17/6) pagi WIB, setelah petinggi Federal Reserve AS mengajukan proyeksi untuk kenaikan suku bunga pasca-pandemi pertama ke tahun 2023.

Melansir Reuters, harga emas spot turun 1,1% menjadi US$1.839,06 per ons troi, setelah sebelumnya mencapai level terendah sejak 14 Mei di US$1.833,65. Sedangkan harga emas berjangka AS ditutup naik 0,3% pada US$1.861,40.

Kategori
Berita

Waduhh! Harga Emas Jatuh Lagi Akibat Isu Tapering

Replika emas batangan Antam

JAKARTAHarga emas jatuh lagi pada akhir perdagangan Rabu pagi (16/6/2021) setelah mencatat penurunan untuk sesi ketiga berturut-turut akibat penguatan dolar dan imbal hasil obligasi pemerintah karena pasar menimbang kemungkinan bahwa Federal Reserve AS dapat mengisyaratkan pelonggaran stimulus pada minggu ini.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange, tergelincir lagi US$9,5 atau 0,51 persen menjadi ditutup pada US$1.856,40 per ounce. Sehari sebelumnya, Senin (14/6/2021), emas berjangka anjlok US$13,7 atau 0,73 persen menjadi US$1,865,90.

Kategori
Berita

Harga Emas Turun 2 Hari Berturut-turut, Ada Apa?

Jakarta – Harga emas kembali tergelincir pada akhir perdagangan Senin (Selasa, 15 Juni pagi WIB). Harga emas memperpanjang penurunan untuk hari kedua beruntun karena beberapa investor khawatir Federal Reserve (Fed) AS dapat menguraikan jalan untuk mengurangi kebijakan moneter ekspansifnya dalam pertemuan dua hari minggu ini.

Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange, anjlok 13,7 dolar AS atau 0,73 persen menjadi ditutup pada 1,865,90 dolar AS per ounce. Akhir pekan lalu, Jumat (11/6/2021), emas berjangka jatuh 16,8 dolar AS atau 0,89 persen menjadi 1.879,60 dolar AS.

Kategori
Berita

Harga Emas Anjlok Lebih dari 2 Persen, Ada Apa?

Ilustrasi emas batangan

Jakarta – Harga emas turun 2,3 persen pada penutupan perdagangan Kamis (Jumat, 4 Juni 2021 pagi waktu Jakarta). Pendorong pelemahan harga emas karena data pekerjaan dan sektor jasa AS lebih baik dari perkiraan.

Data yang lebih baik tersebut mendorong ekspektasi pelaku pasar bahwa pertumbuhan ekonomi AS mulai membaik dan membuat Bank Sentral AS atau The Federal Reserve mengubah kebijakan.