
CHICAGO – Emas berjangka jatuh lagi pada akhir perdagangan Selasa (22/12/2020) pagi WIB, ketika kekhawatiran atas varian baru virus corona mengguncang pasar dan investor berbondong-bondong beralih ke dolar AS, sementara logam mulia memperoleh beberapa dukungan dari paket stimulus AS.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi COMEX New York Exchange, jatuh 6,10 dolar AS atau 0,32 persen menjadi ditutup pada 1.882,80 dolar AS per ounce. Pada akhir perdagangan hari Senin (21/12/2020) kemarin, harga emas berjangka juga turun 1,5 dolar AS atau 0,08 persen menjadi 1.888,90 dolar AS.








