
Chicago (ANTARA) – Emas jatuh lebih dari dua persen pada akhir perdagangan Kamis 7 Januari 2021 pagi WIB, setelah aksi ambil untung dari kenaikan lima hari beruntun dipicu oleh rebound dolar saat imbal hasil obligasi AS melonjak, dengan investor bertaruh pada kemenangan Demokrat dalam pemilihan putaran kedua Senat AS di negara bagian Georgia.
Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi COMEX New York Exchange, anjlok 45,8 dolar AS atau 2,34 persen menjadi ditutup pada 1.908,60 dolar AS per ounce. Sehari sebelumnya, Rabu (6/1/2021), emas berjangka naik 7,8 dolar AS atau 0,4 persen menjadi 1.954,40 dolar AS.








