{"id":567,"date":"2020-09-21T07:39:05","date_gmt":"2020-09-21T00:39:05","guid":{"rendered":"https:\/\/hargaemas.com\/blog\/?p=567"},"modified":"2020-09-21T07:39:05","modified_gmt":"2020-09-21T00:39:05","slug":"menengok-transaksi-jual-beli-emas-di-tengah-psbb","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hargaemas.com\/blog\/menengok-transaksi-jual-beli-emas-di-tengah-psbb\/","title":{"rendered":"Menengok Transaksi Jual-Beli Emas di Tengah PSBB"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"300\" src=\"https:\/\/hargaemas.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/menengok-transaksi-jual-beli-emas-di-tengah-psbb-210920.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-568\" srcset=\"https:\/\/hargaemas.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/menengok-transaksi-jual-beli-emas-di-tengah-psbb-210920.jpg 600w, https:\/\/hargaemas.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/menengok-transaksi-jual-beli-emas-di-tengah-psbb-210920-300x150.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>JAKARTA<\/strong> &#8211; Transaksi jual beli emas sempat ramai di masa pandemi. <a href=\"https:\/\/hargaemas.com\">Harga emas<\/a> yang sampai tembus rekor sempat membuat orang berbondong-bondong menjual emas.<\/p>\n\n\n\n<p>Di Pegadaian saja, transaksi jual beli emas tercatat naik 100% pada Juni lalu. Melonjaknya bisnis emas ditengarai karena banyak masyarakat menilai harga emas lebih stabil dibandingkan instrumen investasi lainnya, apalagi di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.<\/p>\n\n\n\n<!--more-->\n\n\n\n<p>Namun kini, sejak pemberlakuan kembali pembatasan sosial berskala besar (<a href=\"https:\/\/hargaemas.com\/blog\/ada-psbb-jakarta-harga-emas-diproyeksi-mentok-segini\/\">PSBB<\/a>), transaksi jual beli emas di toko terpantau sepi. Setidaknya itu bisa dilihat pada situasi terkini di gedung Cikini Gold Center (CGC), Jakarta Pusat, Sabtu pagi (19\/9\/2020) kemarin.<\/p>\n\n\n\n<p>Berdasarkan pantauan detikcom di lokasi, tampak belum banyak pembeli yang mengunjungi toko-toko emas di dalam gedung ini. Dari seluruh toko emas yang ada di satu lantai gedung tersebut, hanya sekitar 4-6 toko saja yang dikunjungi pembeli.<\/p>\n\n\n\n<p>Itu pun, paling banyak jumlah pembeli yang ada di toko-toko tersebut hanya sekitar 2-3 pembeli saja. Selebihnya, toko-toko lain tampak sepi pengunjung terutama di lantai-lantai atas gedung CGC tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Seorang pedagang emas di lokasi mengaku belakangan transaksi jual beli emas di tokonya masih sepi, baik di akhir pekan sekalipun.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Ia sekarang masih sepi sih,&#8221; kata Ayu (bukan nama sebenarnya) kepada detikcom.<\/p>\n\n\n\n<p>Ayu mengaku transaksi jual beli di tokonya mulai sepi semenjak PSBB diperketat. Sebelum PSBB diperketat, tokonya sempat ramai pengunjung.<\/p>\n\n\n\n<p>Terpantau ada beberapa pengunjung yang bertransaksi di toko-toko emas lainnya. Menurut salah seorang pengunjung di sana, ia sengaja datang ke gedung Cikini Gold Center karena memang sudah menyimpan uang dagangannya untuk dibelikan emas.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Buat beli perhiasan emas, buat dipakai sekalian investasi, nanti sewaktu-waktu kalau butuh uang bisa dijual lagi,&#8221; kata Nunung (bukan nama sebenarnya).<\/p>\n\n\n\n<p>Ada juga yang membeli untuk kebutuhan pernikahan mereka dalam waktu dekat ini. &#8220;Beli sepasang cincin aja buat pernikahan,&#8221; ucap Wahyu.<\/p>\n\n\n\n<p>Harga emas sendiri mulai melandai. Kemarin harga emas Antam tercatat turun Rp 7.000 per gramnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sumber: <a href=\"https:\/\/finance.detik.com\/berita-ekonomi-bisnis\/d-5180220\/menengok-transaksi-jual-beli-emas-di-tengah-psbb\">detikcom<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Transaksi jual beli emas sempat ramai di masa pandemi. Harga emas yang sampai tembus rekor sempat membuat orang berbondong-bondong menjual emas. Di Pegadaian saja, transaksi jual beli emas tercatat naik 100% pada Juni lalu. Melonjaknya bisnis emas ditengarai karena banyak masyarakat menilai harga emas lebih stabil dibandingkan instrumen investasi lainnya, apalagi di masa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[5,11],"class_list":["post-567","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita","tag-covid-19","tag-investasi-emas"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hargaemas.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/567"}],"collection":[{"href":"https:\/\/hargaemas.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hargaemas.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hargaemas.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hargaemas.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=567"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hargaemas.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/567\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":569,"href":"https:\/\/hargaemas.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/567\/revisions\/569"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hargaemas.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=567"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hargaemas.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=567"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hargaemas.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=567"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}