{"id":1324,"date":"2021-04-05T11:41:47","date_gmt":"2021-04-05T04:41:47","guid":{"rendered":"https:\/\/hargaemas.com\/blog\/?p=1324"},"modified":"2021-04-05T11:41:49","modified_gmt":"2021-04-05T04:41:49","slug":"biden-bisa-kerek-dolar-perkasa-lagi-awas-harga-emas-tumbang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hargaemas.com\/blog\/biden-bisa-kerek-dolar-perkasa-lagi-awas-harga-emas-tumbang\/","title":{"rendered":"Biden Bisa Kerek Dolar Perkasa Lagi, Awas Harga Emas Tumbang!"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"300\" src=\"https:\/\/hargaemas.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/biden-kerek-dolar-perkasa-awas-harga-emas-tumbang-050421.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1325\" srcset=\"https:\/\/hargaemas.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/biden-kerek-dolar-perkasa-awas-harga-emas-tumbang-050421.jpg 600w, https:\/\/hargaemas.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/biden-kerek-dolar-perkasa-awas-harga-emas-tumbang-050421-300x150.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><figcaption>Presiden AS Joe Biden<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Jakarta<\/strong> &#8211; Emas mengalami nasib terburuknya dalam lebih dari 4 tahun terakhir di kuartal pertama. Harga si logam kuning itu di arena pasar spot melemah 10% sepanjang 3 bulan pertama tahun ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Memasuki awal kuartal kedua harga emas cenderung berada di level US$ 1.730\/troy ons atau naik setelah ambles ke US$ 1.685\/troy ons. Pada perdagangan ketiga bulan April ini harga emas cenderung stagnan.<\/p>\n\n\n\n<!--more-->\n\n\n\n<p>Senin (5\/4\/2021), harga emas di pasar spot dibanderol di US$ 1.728,65\/troy ons atau tidak jauh berbeda dengan posisi penutupan akhir pekan lalu.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/hargaemas.com\/blog\/harga-emas-diprediksi-bangkit-pada-kuartal-ii-2021\/\" data-type=\"post\" data-id=\"1321\"><strong>Harga Emas Diprediksi Bangkit pada Kuartal II-2021<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Pekan ini sentimen terhadap emas cenderung terpecah. Analis Wall Street cenderung bullish sementara investor main street cenderung bearish. Hal ini terlihat dari hasil survei yang dilakukan oleh Kitco.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebanyak 11 dari 15 analis Wall Street atau 73% dari responden yang disurvei memperkirakan harga emas bakal naik. Berbeda dengan Wall Street, investor main street malah bearish, karena mayoritas responden sebanyak 44% meramal harga emas bakal turun.<\/p>\n\n\n\n<p>Yield obligasi pemerintah AS dan greenback masih harus terus dipantau. Kombinasi keduanya bisa membuat pasar saham serta <a href=\"https:\/\/hargaemas.com\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/hargaemas.com\">harga emas<\/a> mengalami koreksi. Di sisi lain prospek perekonomian Paman Sam yang lebih cerah berpeluang menaikkan dolar AS.<\/p>\n\n\n\n<p>Sepekan lalu indeks yang mengukur posisi greenback terhadap enam mata uang lain tersebut mengalami kenaikan 0,28%.<\/p>\n\n\n\n<p>Kenaikan greenback juga disebabkan karena data ketenagakerjaan yang ciamik. Data Jumat menunjukkan angka penciptaan lapangan kerja AS non-pertanian melonjak 916.000. Ini merupakan kenaikan terbesar sejak Agustus lalu.<\/p>\n\n\n\n<p>Data untuk Februari direvisi naik dan menunjukkan 468.000 lapangan pekerjaan baru, bukan dari 379.000 yang dilaporkan sebelumnya. Data ketenagakerjaan yang apik menjadi sentimen positif untuk dolar AS.<\/p>\n\n\n\n<p>Tak hanya data ketenagakerjaan saja, rencana Presiden AS Joe Biden untuk membangun infrastruktur senilai US$ 2 triliun juga dinilai akan meningkatkan output perekonomian Paman Sam sebesar 0,5 sampai 1 poin persentase pada 2022.<\/p>\n\n\n\n<p>Kendati masih terkendala di level legislatif, tetapi outlook perekonomian yang lebih baik bisa mendorong penguatan dolar dan berakhir akan menekan emas yang memiliki korelasi negatif dengan greenback.<\/p>\n\n\n\n<p>Sumber: <a href=\"https:\/\/www.cnbcindonesia.com\/market\/20210405080940-17-235188\/biden-bisa-kerek-dolar-perkasa-lagi-awas-harga-emas-tumbang\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/www.cnbcindonesia.com\/market\/20210405080940-17-235188\/biden-bisa-kerek-dolar-perkasa-lagi-awas-harga-emas-tumbang\">CNBC<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta &#8211; Emas mengalami nasib terburuknya dalam lebih dari 4 tahun terakhir di kuartal pertama. Harga si logam kuning itu di arena pasar spot melemah 10% sepanjang 3 bulan pertama tahun ini. Memasuki awal kuartal kedua harga emas cenderung berada di level US$ 1.730\/troy ons atau naik setelah ambles ke US$ 1.685\/troy ons. Pada perdagangan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[13,2,41],"class_list":["post-1324","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita","tag-dolar-as","tag-harga-emas","tag-prediksi-harga-emas"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hargaemas.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1324"}],"collection":[{"href":"https:\/\/hargaemas.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hargaemas.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hargaemas.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hargaemas.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1324"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/hargaemas.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1324\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1326,"href":"https:\/\/hargaemas.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1324\/revisions\/1326"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hargaemas.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1324"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hargaemas.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1324"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hargaemas.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1324"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}